Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dicari 7 Hari Nihil, Operasi Pencarian Penumpang Kapal Hilang di Selat Bali Dihentikan

Muhammad Basir • Senin, 14 Agustus 2023 | 02:03 WIB

 

NIHIL: Pencarian korban hilang di Selat Bali oleh tim sar gabungan, Minggu (13/8).
NIHIL: Pencarian korban hilang di Selat Bali oleh tim sar gabungan, Minggu (13/8).

NEGARA,radarbali.id - Pencairan penumpang kapal yang hilang diduga menceburkan diri atas kapal penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, sudah memasuki hari ketujuh, Minggu (13/8). Karena itu, operasi pencarian oleh tim search and rescue (SAR) gabungan dihentikan.

Namun karena korban masih belum ditemukan, tim SAR gabungan tetap siaga untuk mengantisipasi, jika nantinya ada infomasi penemuan korban. "Pencarian selama tujuh hari ini nihil, tidak menemukan korban. Sesuai dengan SOP kami, operasi pencarian selama tujuh hari," ujar Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana Dewa Putu Hendri Gunawan.

Menurutnya, penghentian operasi pencarian korban ini sesuai dengan SOP. Akan tetapi, apabila nantinya ada tanda-tanda korban ditemukan, maka operasi pencarian kembali dibuka. Misalnya ada informasi dari nelayan yang menemukan korban, maka tim SAR akan terjun melakukan pencarian dan evakuasi.

Pada pencarian hari terakhir kemarin, tetap melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI AL, Satpolairud Polres Jembrana dan Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana. "Pencarian tidak hanya di tengah laut Selat Bali, tetapi juga pesisir pantai," jelasnya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait di wilayah Kabupaten Banyuwangi, untuk memantau wilayahnya. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada nelayan di Jembrana untuk memantau dan menginformasikan apabila menemukan korban. "Sejak awal operasi pencarian sudah kami koordinasikan dengan seberang

Diberitakan sebelumnya, KMP Prathita IV yang bertolak dari Palabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, Senin (7/8) sore, melaporkan adanya penumpang yang melompat dari kapal. Belakangan diketahui, korban bernama I Ketut Berata, 44, warga asal Karangasem.

Setelah mendapat laporan, kapal yang memuat 35 kendaraan dan pejalan kaki sebanyak 15 orang, kapal untuk putar balik dan mencoba mencari ke titik koordinat. Tetapi korban tidak terlihat di permukaan air laut karena arus surut, cuaca kurang baik disertai arus dan angin yang sangat kencang.

Karena pencarian korban tidak ditemukan, perwira jaga memutuskan kapal untuk putar balik kembali menuju ke Pelabuhan Ketapang. Tim SAR kemudian melakukan pencarian dengan menyusuri laut Selat Bali, namun korban tidak ditemukan.***

 

Editor : M.Ridwan
#Nihil #dihentikan #tim sar #penumpang kapal #Ceburkan Diri di Laut #pencarian