SEMARAPURA, radarbali.id- Pemprov Bali menggandeng Pemkab Klungkung menggelar Gerakan Pangan Murah di alun-alun Ida I Dewa Agung Jambe, Klungkung, Selasa (3/10). Itu dilakukan guna mengendalikan inflasi terutamanya terhadap komoditi beras yang harganya terus meningkat.
Terus meningkatnya harga beras membuat komoditi pangan itu paling dicari warga dalam kegiatan yang digelar pemerintah menggandeng sejumlah instansi itu. Satu ton beras Bulog yang disediakan dalam kegiatan itu langsung ludes terjual dalam waktu beberapa jam saja.
Bulog menyediakan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak satu ton dengan harga Rp51 ribu per lima kilogram atau Rp10.200 per kilogram. Di mana rata-rata harga beras di pasaran saat ini mencapai Rp13 ribu -Rp14 ribu per kilogram.
“Saya dari jam 6 pagi sudah di sini (alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Red). Biar tidak kehabisan beras murah. Sekarang harga beras mahal sekali,” terang Putu Suriani, warga yang berbelanja di Gerakan Pangan Murah.
Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung, Anak Agung Putra Wedana mengatakan, kegiatan Gerakan Pangan Murah yang ke sekian kalinya digelar. Kegiatan ini kembali dilakukan lantaran harga beras belum juga turun di pasaran, termasuk komoditi lain seperti gula, minyak, telur dan produk pangan lainnya. “
Sasaran kami adalah masyarakat umum. Sudah kami umumkan sebelumnya untuk datang mendapatkan produk pangan yang lebih murah dari harga pasar,” katanya.
Menurutnya, tren peningkatan harga beras terjadi secara nasional. Dengan Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat menstabilkan laju inflasi terhadap kebutuhan pokok, terutamanya beras. “Kami juga sudah siapkan cadangan pangan, untuk intervensi jika kondisi pangan dalam keadaan rawan,” tandasnya.***
Editor : M.Ridwan