Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Warga Keluhkan Sampah Meluber, Satpol PP Denpasar Lakukan Atensi di TPS

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Kamis, 26 Oktober 2023 | 04:08 WIB
MELUBER: Satpol PP mengecek dan pergoki pembuang sampah di tumpukan sampah yang sudah meluber di Denpasar.
MELUBER: Satpol PP mengecek dan pergoki pembuang sampah di tumpukan sampah yang sudah meluber di Denpasar.

DENPASAR,radarbali.id - Kebakaran di TPA Suwung akibatkan sampah-sampah yang meluber di sudut-sudut Kota Denpasar. Hal ini dikarenakan keterlambatan pengangkutan sampah di TPS maupun depo.


Kondisi ini pun dikeluhkan pedagang yang berjualan di selatan Lapangan Lumintang atau sebelah TPS Lumintang, Dauh Puri Kaja. Seperti yang dialami salah satu pedagang, Distra Maulana, 22 yang berjualan dari pukul 11.00 hingga 19.00 WITA.

Meskipun tak mempengaruhi penjualan dagangannya selama ini, bau yang menyengat dari TPS membuatnya tidak nyaman.

Baca Juga: Menggelandang Ngemis di Kuta, Sekeluarga Asal Yordania Diciduk Satpol PP, Segera Dipulangkan

"Baunya saja yang bikin tidak nyaman. Kalau bisa sampah tidak hanya dibuang di satu titik, kalau kayak gini kan mengganggu. Kalau bisa ditambah titik lain atau dibuang di titik lain," tuturnya, kemarin (25/10).

Begitupun dengan salah satu wali murid SDN 22 Dauh Puri, Nyoman Artana, 54. Selama ini ia memantau pembuangan sampah di TPS Lumintang lancar-lancar saja. Hanya saja semenjak TPA Suwung terbakar, sampah jadi meluber.

Ia pun khawatir aroma menyengat ini jika bertahan hingga satu minggu dapat berpengaruh pada siswa yang sedang belajar. Terlebih lokasi SD berseberangan dengan TPS Lumintang.

Baca Juga: TPA Jungutbatu di Nusa Penida Kebakaran, Pemadaman Api Memanfaatkan Air Laut

"Dari aroma dan pandangan mata mengganggu. Kalau lebih dari seminggu, paling tidak menimbulkan sesak napas. Paling tidak ditanggulangilah, kalaupun tidak ada tempat lain ya di manalah dibuangnya," ungkapnya.

Di sisi lain, Satpol PP Denpasar telah menerjunkan personel untuk melakukan pengawasan di TPS ataupun depo. Di antaranya TPS Gunung Agung, TPS Yang Batu, TPS Lumintang di Dauh Puri Kaja, TPS Monang-Maning, dan TPS Jalan Pulau Kawe.

"Petugas dari Satpol PP menjaga TPS 12 jam untuk menyampaikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat. Intinya masyarakat baru diberikan membuang sampah saat sampah di TPS sudah terangkut," kata Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar, Nyoman Sudarsana.

Baca Juga: Apes! Masak Pakan Ternak, Dapur dan Kamar Mandi Ikut Terbakar

Ketika TPS penuh, petugas akan mengarahkan masyarakat ke rumah dan menaruh sampahnya sementara di rumah. Warga baru diizinkan membuang sampah kembali saat sampah di TPS sudah diangkut semua.

Terlebih saat ini pembuangan sampah ke TPA Temesi Gianyar dibatasi dan pembuangan sampah dilakukan ke Kelating Tabanan yang merupakan lahan milik perorangan.

Lebih lanjut, pihaknya juga melakukan penjagaan di TPA Suwung sesuai dengan SK Walikota.***

Editor : M.Ridwan
#tpa suwung #Satpol PP Denpasar #sampah meluber