Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Soal Desakan Penutupan TPA Suwung, Pemprov Bali Dorong Badung dan Denpasar Kelola Sampah Sendiri

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Kamis, 26 Oktober 2023 | 12:45 WIB

BELUM PADAM: Seorang pemulung mencari barang-barang bekas di area TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) sampah di Suwung, Denpasar, kemarin (23/10). Kebakaran TPA Suwung terjadi pada 12 Oktober lalu.
BELUM PADAM: Seorang pemulung mencari barang-barang bekas di area TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) sampah di Suwung, Denpasar, kemarin (23/10). Kebakaran TPA Suwung terjadi pada 12 Oktober lalu.


DENPASAR, radarbali.id - TPA Suwung sejak digelarnya perhelatan G20 digadang-gadang akan ditutup. Kendati demikian, fakta lapangan TPA Suwung masih menerima sampah hingga terjadinya kebakaran. Padahal hal tersebut melanggar UU No. 18 tahun 2008, tentang pengelolaan sampah.



Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra ungkap penutupan TPA Suwung tak bisa semata-mata dilakukan.



"Penutupan TPA Suwung tidak bisa berdiri sendiri, harus dikaitkan dengan penyediaan TPST dan TPS3R. Kalau satu TPA ditutup tapi tidak ada yang bisa menampung, akan dibawa kemana?," tuturnya, kemarin (25/10/2023).



Karena itu, penutupan TPA Suwung berkaitan juga dengan kesiapan TPST dan TPS3R untuk menyerap semua sampah yang selama ini dibawa ke TPA. Khususnya dari Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita).



"Kalau itu belum siap, TPA Suwung kan tidak bisa ditutup," sambungnya.



Berdasarkan perkembangan terbaru yang diterimanya, Pemerintah Kabupaten Badung sudah berkomitmen akan menyelesiakan sendiri persoalan sampahnya melalui TPS3R dan TPST di tahun 2024. Sehingga Badung tidak membawa sampah lagi ke TPA Suwung.



Diberitakan sebelumnya, Badung telah memiliki 33 TPS3R, 2 TPSR, dan 1 PDU yang dilengkapi delapan incenerator dan pencacah kayu.



Kota Denpasar saat ini juga terpantau sedang gencar-gencarnya meningkatakan kapasitas TPST dan mempercepat pembangunan TPS3R yang diharapkan dapat rampung di tahun 2024.



Sementara Kabupaten Gianyar dan Tabanan sudah tidak lagi mengirim sampahnya ke TPA Suwung.



"Sekarang tinggal menunggu Denpasar. Kalau Denpasar selesai, maka tidak ada lagi yang buang sampah ke TPA. Saat itu kita akan tutup. Mari kita sama-sama bantu Pemkot Denpasar supaya bisa lebih cepat menyelesaikan TPS3R dan TPST-nya" kata Indra.



Denpasar sebagai Ibukota Provinsi Bali menurutnya memiliki  persoalannya sendiri, khususnya persoalan ketersediaan lahan untuk tempat pengolahan sampah. Pemprov pun sudah siap memberikan lahan, tetapi Kota Denpasar yang padat mengakibatkan sulitnya mendapatkan wilayah yang betul-betul kosong.



Untuk diketahui, penanganan kebakaran di TPA Suwung hingga saat ini baru mencapai 50 persen. Kejadian kebakaran ini pun menjadi pembelajaran bagi Pemprov Bali untuk menangani kebakaran sampah.



"Kita mendapatkan pembelajaran baru tentang penanganan kebakaran TPA. Ini tidak sama dengan kebarakan-kebakaran lainnya. Makanya dari pemberlajaran ini, kita terus melakukan perubahan strategi penanganan," ungkapnya.



Setelah melakukan serangkaian cara pemadaman yang konvensional, telah ditemukan cara pemadaman dengan membuka titik yang asapnya paling besar.



"Kita buka di mana asapnya besar, berarti kita duga di situ ada sumber (kebakaran, red). Setelah buka, barulah semprot dengan airnya damkar dan water canon Polda Bali, termasuk juga teman-teman dari TNI," sambungnya.

 

Baca Juga: UPDATE! Baru 75 Persen Penanganan Kebakaran Sampah di TPA Suwung

Dengan cara yang baru ini, diakuinya per tanggal (24/10), diperkirakan sudah 50 persen sumber api bisa dipadamkan. Ia pun sudah menyampaikan surat edaran kepada semua Bupati/Walikota se-Bali terkait dengan pencegahan dini kebakaran di TPA.***

 

Editor : M.Ridwan
#sekda bali #tpa suwung #sampah #tutup TPA Suwung #pemkot denpasar #pemkab badung #kelola sampah