Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bertemu Dubes Perancis, Pj. Gubernur Bali Minta Bantuan Penanganan Sampah dan Sosialiasi Pungutan Wisman

Ni Kadek Novi Febriani • Sabtu, 18 November 2023 | 14:30 WIB
STRATEGIS: Pj Gubernur Bali SM Mahendra Jaya Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, terkait pembahasan beberapa poin kerjasama strategis antara Bali dan Perancis
STRATEGIS: Pj Gubernur Bali SM Mahendra Jaya Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, terkait pembahasan beberapa poin kerjasama strategis antara Bali dan Perancis

DENPASAR, radarbali.id - Penjabat (Pj.) Gubernur Bali SM. Mahendra Jaya meminta bantuan Prancis dalam penanganan sampah di Bali. Hal itu ia sampaikan saat  menerima audiensi Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, terkait pembahasan beberapa poin kerjasama strategis antara Bali dan Perancis, pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Tamu Gubernur Bali, Kantor Gubernur pada,  Kamis (16/11).

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Prancis untuk Indonesia  Fabien Penone yang didampingi Atase Kerjasama Bahasa Prancis Julie Duperoir dan Direktur Alliance Française Bali Denys Cennet, menyampaikan hubungan kerjasama antara Indonesia – Prancis selama ini sangat terjalin dengan baik, begitu pula dengan Bali  terdapat 8-12 ribu ekspatriat Prancis yang tersebar di Indonesia termasuk di Bali. 
 
Untuk itu, Bali sangat penting dan merupakan aset bagi Perancis tidak hanya sekedar diplomasi namun lebih jauh untuk menjalin kerjasama-kerjasama strategis yang bisa memberikan multiplier efek bagi kedua belah pihak.
 
Baca Juga: Pungli Fast Track Imigrasi Bandara Ngurah Rai, Tim Penyidik Kejati Bali Sita Sejumlah Barang Bukti, Ada Bertambah Bertambah
 
Menurutnya, terdapat beberapa kerjasama strategis yang bisa difokuskan, seperti pada bidang pariwisata karena belum ada kerjasama yang valid pada bidang kerjasama kultural antara Bali dan Perancis.
 
Untuk itu, kerjasama pariwisata dalam hal kultural seperti seni kontemporer atau seni kreatif lainnya dapat menjadi poin strategis yang bisa dibangun antar kedua belah pihak.

Menanggapi hal itu, Pj. Mahendra Jaya  mengatakan  kedatangan wisatawan asal Perancis saat ini menduduki peringkat ketujuh dengan jumlah kunjungan dari awal tahun sampai Oktober 2023 sebanyak 162.128 orang wisatawan.
 
Baca Juga: Diduga Efek Kemarau Panjang, Kera Serang Pertanian Warga di Nusa Penida, Begini Akibatnya
 
Hal ini sangat baik bagi Bali yang sedang berusaha bangkit dari pasca pandemi covid-19 yang membuat ekonomi Bali terpuruk.  

Lebih jauh, Pj. Gubernur juga meminta bantuan kepada Dubes Prancis untuk membantu Bali dalam penanganan sampah, karena sebagai jendela pariwisata dunia maka pengelolaan sampah harus segera diatasi sehingga dapat menjaga citra pariwisata Bali di mata dunia.
 
Mahendra menyampaikan  pada bulan Februari tahun 2024 nanti Bali akan mulai memberlakukan pungutan bagi wisatawan asing yang datang ke Bali.
 
Baca Juga: Alamak Demi Receh Rp50 Ribu Upah Jual Bocah Ingusan Rp350 Ribu, Pasangan Kekasih di Sidakarya Terancam Penjara 15 Tahun
 
"Dana ini akan digunakan untuk menjaga pelestarian lingkungan dan pelestarian budaya. Bali juga sedang mendorong  penggunaan bahan bakar non fosil dan kendaraan listrik dengan target zero emission pada tahun 2045. Diharapkan dapat membantu menyosialisasikan hal-hal tersebut kepada warganya," terangnya. ***
Editor : M.Ridwan
#Pj Gubenur #prancis #sampah #bali