DENPASAR, radarbali.id - Personel Tim Cyber Patroli Ditreskrimsus Polda Polda Bali melakukan pemantauan terhadap semua media sosial. Pemantauan yang dilakukan adalah terkait ujaran kebencian dan berita-berita hoaks jelang perayaan Natal 2023 dan Tahun baru 2024, yang bersamaan dengan tahapan Kampanye Pemilu 2024, akan diselenggarakan pada bulan Februari 2024.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali KBP Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, tim Cyber Patroli Ditreskrimsus yang terlibat dalam operasi Lilin Agung 2023-2024, melaksanakan pemantauan dan monitoring di media sosial pada berkembangam situasi.
"Cyber Polda Bali berkomitmen untuk menjaga media sosial serta memonitoring agar tidak ada informasi yang bersifat negatif dan HOAKS, SARA, dan ujaran kebencian," ungkapnya.
Baca Juga: Semakin Kuat, Gabungan Simpul Erick Thohir Jawa Barat Dukung Prabowo - Gibran
Yang dilakukan untuk mengantisipasi adanya mengganggu proses perayaan natal dan tahun baru 2023-2024 dan Rangkaian Pemilu 2024. Selain itu, Tim Cyber Polda Bali juga Melaksanakan Penindakan (take down, counter opini) jika ditemukan konten Negatif terkait perayaan natal dan tahun Baru 2023-2024.
Sasaran utama dari patroli siber ini adalah media sosial dan media online. Yang mana personel Subsatgas Siber akan memantau berbagai informasi dan isu yang berkaitan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru Serta Pemilu 2024.
Selain itu, mereka akan mengumpulkan data dan mengolahnya guna mencegah tindakan cyber crime yang dapat mengganggu situasi kamtibmas di pulau dewata.
Baca Juga: Pemaparan Cawapres Gibran di Debat Perdana Dinilai Matang, Bikin Anak Muda di Bali Lebih Bangkit
“Dengan adanya patroli ini, diharapkan potensi ancaman cyber crime dapat diminimalisir, sehingga nataru Tahun ini serta pemilu 2024 dapat berjalan dengan aman dan lancar," tutup Kabid Humas Polda Bali saat dikonfirmasi Via WhatsApp.***