DENPASAR, radarabali.id - Kriminalitas di Bali kian marak. Bahkan kriminalitas glonal acap terjadi di pulau tujuan wisata dunia ini. Terakhir kekerasan penembakan antar kelompok gengster Meksiko vs Turki.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyampaikan kejadian kriminalitas tak terpaku dari mana asal pelakunya. Namun lebih pada bagaimana bisa mencegah kriminalitas dan menanganinya dengan baik.
"Supaya memberikan efek kepada yang lain bahwa kalau melakukan kriminalitas, maka hukum di Bali pasti akan tegak untuk mengeksekusinya. Itu yang penting. Jangan kita bawa-bawa siapa pelakunya, dari mana pelakunya," tuturnya, kemarin (1/2) ketika ditemui di Taman Budaya Art Center Denpasar.
Baca Juga: Parkir Tumpah Ruah di Jalan Kamboja, Denpasar, Ini Penyebabnya
Karena menurutnya kriminalitas terjadi di mana-mana, termasuk pada masyarakat yang sangat homogen.
Ia pun meminta agar tak terlalu cepat mengambil keputusan bahwa dengan adanya jumlah penduduk pendatang yang meningkat, kriminalitas juga ikut meningkat. Karena secara metodologis juga tidak disebutkan seperti itu.
Data penduduk pendatang yang meningkat dengan data kriminalitas meningkat disebutnya bisa saja beriringan. Tetapi belum tentu ada kausalitasnya dan hanya data yang terjadi secara bersamaan.
Baca Juga: Audiensi Jawa Pos Radar Bali dengan Wali Kota: Susur Keberhasilan Pelayanan Publik Kota Denpasar hingga Kecamatan
Terkait dengan pengaruhnya tehadap pariwisata di Bali, ia tak menampik kriminalitas menjadi salah satu penyebabnya.
"Kalau bicara mempengaruhi, pasti mempengaruhi. Maka itu kita harus bersama-sama menciptakan iklim supaya tidak memungkinkan untuk terjadinya tindak kriminalitas yang meluas," kata Made Indra.
Oleh karenya, yang terpenting adalah memastikan bahwa setiap ada tindak kriminalitas, dapat ditangani secara cepat. Pasalnya, penanganan cepat dari pihak berwajib nantinya akan menumbuhkan kepercayaan. Sehingga orang tidak ragu ke Bali.
Baca Juga: Ganjil! 4 Gengster Meksiko Tidak Kooperatif Saat Diusut Motif dan Asal Senpi Makarov, Ada Apa dengan Konflik antar Gengster?
"Setiap ada kriminalitas yang dilakukan oleh siapapun, entah kepada wisatawan atau warga kita, kan aparat kepolisian pasti menindaklanjutinya," sambungnya.
Lebih lanjut, Selain kriminalitas, variabel lainnya yang mempengaruhi pariwisata seperti lingkungan yang tidak baik, lingkungan yang tidak asri, sampah yang tidak tertata, perilaku sebagian dari masyarakat yang kurang ramah terhadap wisawatan, hingga budaya yang tidak lagi kuat seperti dulu.
Oleh karenanya, Sekda Indra menegaskan agar semua variabel ini harus ditangani bersama dengan baik.***
Editor : M.Ridwan