Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Astungkara! Harga Beras di Bali Bulan Maret 2024 ini Dipastikan Berangsur Turun, Begini Penyebabnya

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 4 Maret 2024 | 16:15 WIB
MELEGAKAN: Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra (kiri) mengumumkan harga beras di Bali mulai turun sejak Maret 2024 ini.
MELEGAKAN: Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra (kiri) mengumumkan harga beras di Bali mulai turun sejak Maret 2024 ini.

DENPASAR, radarbali.id - Kabar gembira!. Astungkara harga beras sudah mulai turun. Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra  mengakui adanya masuk beras impor karena masalah suplai beras yang terus menurun  disebabkan lambat masa panen.

Hal itu juga menyebabkan harga beras meroket baik yang medium maupun premium. Dewa Made Indra memastikan harga beras mengalami penurunan di Bali.  Menurutnya, penurunan sudah terjadi berapa hari ini. 


“Dalam seminggu terakhir sudah mulai menurun. Sekarang sudah mulai turun beras medium sudah mulai turun, premium turin dan beras super turun sedikit. Kenapa mulai turun? Karena sudah mulai panen,” kata, Dewa Indra saat ditemui di Art Centre usai menutup kegiatan Bulan Bahasa Bali Sabtu malam (2/3/2024).
 
 Baca Juga: PS Barito Putera VS Bali United: Saatnya Tunjukan Taring Bukan Jago Kandang!

Dewa Indra Bali mengatakan, selain impor, Bali akan panen di bulan Maret hingga April ini. Ia menghitung  yang tercatat akan panen pada Maret, di  lahan 15 ribu hektar.
 
Lebih lanjut Dewa Indra merincikan jika 7 ton per hektar  itu dikalikan 15 ribu  perkiraan panen  105.000 ton.
 
"Itu baru bulan Maret setelah itu akan panen terus di berapa kabupaten di Tabanan dan Buleleng sudah mulai panen, kalau tidak percaya datang saja ke sawah-sawah," celetuknya. 
 
Baca Juga: Astungkara! RS Bhakti Rahayu - BPJS Kota Denpasar Kembal Jalin Kerjasama Layanan Kesehatan Masyarakat

Ia mengklaim penurunan harga beras saat ini sudah terjadi  rata-rata  turun Rp 1000. Dewa Indra meyakini pasti harga beras akan bergerak turun.
 
Disinggung beras impor dari Thailand, ia tidak menampik adanya beras impor karena kebijakan pemerintah pusat menutupi suplai beras dan itu  yang mengerjakan bulog.
 
"Kalau sudah mulai panen, kami sudah komitem dengan Bulog mengutamakan padi, gabah, beras produk lokal. Kenapa kemarin datang impor karena suplai kami turun stok kami turun. Kenapa turun karena  panennya lambat," tegasnya. 

Baca Juga: Kacau! WNA Rusia Tetiba Anarkis, Kapak Restoran Italia hingga Rusak Parah, Bawa Pisau dan Gunting, Begini Ancamannya
 
Pejabat asal Buleleng ini menegaskan harga beras pasti turun karena Maret hingga April ini mulai panen. "Pasti saya pastikan harga beras akan turun," tandasnya.***
Editor : M.Ridwan
#panen raya #harga beras turun #bali #Maret