Layanan Data Seluler dan IPTV Dimatikan , Telepon dan SMS tetap Terlayani, Begini Aturan Taraweh Bagi Umat Islam
Ni Kadek Novi Febriani• Sabtu, 9 Maret 2024 | 13:05 WIB
TAPA BRATA NYEPI: Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali, Gede Pramana.
DENPASAR,radarbali.id - Setiap Hari Raya Nyepi, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Penyelenggara Telekomunikasi yang menyediakan layanan data seluler dan IPTV (Internet Protocol Television) akan dimatikan pada saat pelaksanaan Hari Raya Nyepi Saka 1946 tahun ini yang akan jatuh pada Senin, 11 Maret 2024.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali, Gede Pramana dalam siaran persnya, Jumat (8/3/2024).
Penonaktifan layanan data seluler dan IPTV ini akan dimulai pada Senin pagi hingga keesokan harinya.
“Penyedia atau provider jasa seluler akan mematikan data seluler, IPTV dan seluruh penyedia jasa televisi termasuk radio tidak bersiaran atau mendistribusikan siaran dari hari Senin tanggal 11 Maret 2024 pukul 06.00 sampai dengan hari Selasa tanggal 12 Maret 2024 pukul 06.00 ,” ungkap Gede Pramana.
Ia menyampaikan keputusan ini diperkuat dengan adanya Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Himbauan untuk Melaksanakan Seruan Bersama tentang Pelaksanaan Rangkaian Hari Raya Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1946 Provinsi Bali Tahun 2024 tanggal 5 Maret 2024.
Kemudian Seruan Bersama Majelis-Majelis Agama dan Lembaga Sosial Keagamaan Provinsi Bali Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Rangkaian Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1946 tanggal 2 Februari 2024.
"Kebijakan ini merupakan kebijakan yang setiap tahunnya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali guna mendukung pelaksanaan Hari Raya Nyepi untuk dapat berjalan dengan kondusif, aman dan nyaman," kata Pramana
Sedangkan layanan pada objek vital seperti layanan rumah sakit, kantor kepolisian, militer, BMKG, BPBD, BASARNAS, bandara, pemadam kebakaran serta layanan kepentingan umum lainnya yang menurut sifatnya harus tetap berlangsung dan tetap beroperasi.
Sementara itu terkait layanan telepon, sms dan fiber optik tetap dapat digunakan selama hari raya nyepi guna memudahkan masyarakat jika pada saat hari raya nyepi memerlukan layanan khususnya yang bersifat darurat. Hal ini dilakukan untuk menghindari dan/ atau menangkal hoaks dan konten negatif.
"Saya berharap pelaksanaan Hari Raya Nyepi tahun ini dapat terlaksana dengan kondusif dan aman," tandas Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Bali, Gede Pramana.
PhotoPhoto
Sementara itu, karena pelaksanaan Nyepi bersamaan dengan malam awal ramadhan, dalam surat edaran bersama juga diatur tata cara ibadah taraweh bagi umat muslim.
Dalam surat edaran ini umat Islam diperbolehkan shalat taraweh di rumah ibadah dengan berjalan kaki dan tanpa menggunakan pengeras suara. ***