DENPASAR, radarbali.id – Ratusan warga minang yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Provinsi Bali memenuhi aula Masjid IKMS di kawasan Monang Maning Denpasar.
Menariknya, dalam kenduri yang menghadirkan salah seorang pimpinan MUI Bali, H. Hasan Basri tersebut dihelat sebuah perjamuan makan malam bersama yakni Bajamba.
Setelah doa, warga lalu mengambil posisi duduk melingkar. Sisi kiri kelompok Perempuan, sisi kanan kelompok pria.
Ditengah lingkaran memanjang sudah disediakan makanan khas minang, dengan nasi yang dibungkus daun pisang. Mirip makan mekibung khas Bali.
”Ya ini tradisi Bajamba namanya, dimana warga minang yang hadir setelah berdoa bersama dan saling maaf-maafan puncaknya makan bersama masakan khas Padang sebagai wujud kebersamaan,” ungkap Feri Hendri, selaku Ketua Dewan Penasihat IKMS Bali, disela acara (9/3/2023).
Ketua IKMS Bali, Letkol (purn) Hosrizal, disela-sela acara juga menyebut Bajamba sudah menjadi tradisi tahunan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Warga IKMS jelasnya, datang dari seluruh Bali dengan membawa makanan berkumpul di masjid IKMS Monang Maning Denpasar.
”Di tradisi Bajamba ini kita bisa mencicipi aneka racikan bumbu masakan Padang yang beda-beda sesuai daerah asal masing-masing,” ungkap Hosrizal.
Saat momentum berkumpul itulah warga IKMS saling maaf memaaftkan dan saling mengucapkan selamat menjalan ibadah puasa di bulan suci ramadhan.
Di Bali lanjutnya, warga minang ada sekitar 12.000 – 15.000-an tersebar seluruh Bali. Umumnya membuka usaha jualan nasi khas Padang.***
Editor : M.Ridwan