Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Fenomena Angin Kencang Tetiba Menyapu, Waspada Bibit Siklon Tropis

Made Dwija Putera • Jumat, 15 Maret 2024 | 02:07 WIB
WASPADA: Reka udara pergerakan siklon tropis 91S di selatan Jawa memicu cuaca ekstrem termasuk di Bali.
WASPADA: Reka udara pergerakan siklon tropis 91S di selatan Jawa memicu cuaca ekstrem termasuk di Bali.

MANGUPURA,radarbali.id- Cuaca ekstrem angin kencang melanda wilayah Bali. Hal ini disebabkan terbentuknya bibit Siklon Tropis 91S berada di Samudra Hindia bagian tenggara, selatan Jawa tepatnya di sekitar 14.6 LS dan 110.4 BT dan Bibit Siklon Tropis 94S terpantau di Laut Timor bagian selatan, tenggara NTT tepatnya di sekitar 12.5 LS dan 128.8 BT.

“Karena secara tidak langsung berdampak pada peningkatan kecepatan angin di wilayah Bali yang mampu meningkatkan potensi tinggi gelombang laut di Utara dan Selatan Bali,” jelas I Made Sudarma Yadnya selaku Prakirawan BBMKG Wilayah III, kemarin.

Selain itu, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca. Kondisi cuaca umum saat ini berpotensi hujan ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah Bali pagi hingga malam hari.

Suhu udara berkisar antara 23-32 derajat celcius, dengan kelembaban udara berkisar antara 65-95 persen. Angina umumnya bertiup dari arah Barat-Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 9-40 Km per jam.

Tinggi gelombang laut di perairan Utara Bali berkisar antara 0,75-2 meter, di Perairan Selatan Bali berkisar antara 1-3 meter, di Selat Bali berkisar antara 1-2,5 meter dan Selat Lombok berkisar antara 1-2,5 meter. 

Kondisi ini disebabkan oleh MJO berada dalam Fase 4 (Indian Ocean) di mana hal itu berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia. Terdapat pertemuan angina (konvergensi) di sekitar wilayah Bali sehingga mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif.

Suhu muka  laut di sekitar wilayah Bali umumnya berkisar antara 29-30 derajat celcius. Massa udara basah terkonsentrasi dari lapisan permukaan hingga lapisan 500 mb (5.500 meter).

“Prediksi tiga hari kedepan diprediksi hujan ringan-sedang yang terdapat potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Bali,” jelas Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho dalam siaran pers prakiraan cuaca hariannya, kemarin.

Pihaknya juga mengeluarkan peringatan dini yakni waspada potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Bali, serta tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di Laut Bali, Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok, Perairan selatan Bali dan Samudera Hindia selatan Bali-NTB.

“Masyarakat kami imbau agar tetap waspada dampak cuaca ekstrem seperti genangan air, banjir, tanah longsor dan pohon tumbang. Masyarakat umum, nelayan dan pelaku kegiatan wisata Bahari mewaspadai potensi angin kencang dan gelombang tinggi,” pungkasnya.***

 

Editor : M.Ridwan
#bmkg #hujan angin #angin kencang #siklon tropis