Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sedang Panen, Bulog Diharapkan Bisa Serap Hasil Beras Lokal

Marsellus Pampur • Selasa, 26 Maret 2024 | 03:50 WIB
ilustrasi perdagangan beras-JawaPos.com- Radar Bojonegoro
ilustrasi perdagangan beras-JawaPos.com- Radar Bojonegoro

DENPASAR, Radar Bali.id-Harga beras di tengah masyarakat Bali saat ini belum stabil. Di sejumlah pasar tradisional maupun modern, harga beras per kilo gramnya masih beragam.

Di sisi lain, panen padi sedang berlangsung di sejumlah wilayah di Bali. Terkait hal ini, anggota DPRD RI dapil Bali, I Nyoman Parta berharap agar harga beras di Bali kembali stabil.

Selain itu, politisi PDIP yang kini duduk di Komisi VI ini juga berharap agar Bulog juga bisa menyerap gas pangan petani lokal di Bali.

Hal itu disampaikannya saat mengecek ketersediaan dan harga sembako di salah satu supermarket di Denpasar bersama Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia di beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, masih minimnya serapan penghasilan Pangan terutama gabah atau beras petani lokal Bali menjadi salah satu perhatian serius.

"Ya tentu itu menjadi masukan bagi kami ya, bulog terutama. Untuk beras-beras lokal tentunya kita harap bisa terserap maksimal," kata Nyoman Parta.

 Baca Juga: Harga Beras di Bali Diperkirakan Turun Saat Panen Raya, Begini Perhitungannya

Lanjut dia, bahwa cara itu diyanini menjadi salah satu jalan keluar untuk mengembangkan produk-produk lokal.

"Saya yakin itu merupakan satu-satunya  cara untuk mengambangkan produk-produk lokal dan masyarakat bisa membeli dan menggunakan produk lokal," ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya Wakil Menteri Perdagangan, Dr. Jerry Sambuaga saat mengecek harga sembako di salah satu supermarket di Denpasar, Jumat (15/3/2024) lalu menjelaskan, bahwa ketersediaan sembako di Bali saat ini masih dalam kategori aman.

Dijelaskannya bahwa saat ini stok beras nasional cukup melimpah. Tak ada kelangkaan beras sejauh ini. Namun terkait pemerataan harga, pihaknya mengaku telah memberikan himbauan kepada para pengusaha atau pedagang.

"Ini semua dalam rangka memastikan, apalagi menjelang Lebaran, supaya harga dan ketersediaan itu kondusif," ujarnya. 

Lalu untuk harga bumbu dapur juga dikatakannya saat ini berangsur turun setelah sebelumnya sempat naik."Bawang merah, bawang putih, telur, harganya sudah turun," imbuhnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#panen raya #sembako #padi #beras