TABANAN, radarbali.id – Prosesi upacara atau ritual langka nan sakral di Merajan Agung Griya Jumpung, Banjar Sandan Lebah, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan disineb atau tuntas.
Acara nyineb berlangsung dengan ritual Nuwek (Menusuk) Bagia Pule Kerti pada Jumat (26/4).
Sebelum nuwek bagia, Ida Batara dilinggihkan di setiap pelinggih. Selanjutnya, Ida Pedanda menusukkan keris ke bagia pule kerti.
Ketua Merajan Ageng, Ida Bagus Antara menyatakan prosesi nyineb ida betara ditandai dengan nuwek atau menusuk bagia pula kerti dengan keris. “Banten bagia pula kerti melambangkan kebahagiaan,” ujar Antara.
Kata Antara, semeton merajan sangat bahagia dengan rampungnya rentetan upacara ngenteg linggih.
Usai nuwek bagia kemudian ditanam di areal merajan, tepatnya di depan pelinggih pejenengan. “Bagia pula kerti ditanam sehingga diharapkan kebahagiaan tumbuh mekar pada semua umat,” ujarnya.
Isi dari Bagia Pule Kerti ini sangat istimewa. “Isinya adalah segala jenis buah-buahan yang jumlahnya 108 macam,” pungkasnya.***
Editor : M.Ridwan