DENPASAR, radarbali.id - Infrastruktur jalan di Bali mulai rapuh. Ruas jalan milik provinsi sekitar Jalan Darmasaba- Petang yang notabena milik Pemprov Bali dikeluhkan karena tak kunjung diperbaiki. Bahkan, kerap terjadi kecelakaan.
Tidak kunjung diperbaiki karena Pemprov Bali kendala dengan biaya. Dikonfirmasi langsung dengan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Bali Dewa Ayu Puspa Dewi mengatakan sepanjang jalan Denpasar-Petang milik Pemprov Bali 27,3 kilometer, hanya bisa diperbaiki 1,7 kilometer untuk tahun ini. Sehingga Pemprov Bali meminta kerja sama dengan Pemkab Badung untuk bisa memperbaiki sisanya.
"Provinsi hanya bisa menangani 1,7 kilometer sisanya dari 27,3 kilometer total panjang harapan kami ada tindaklanjut dari Badung," ujarnya kemarin
Baca Juga: Sedeng, Nelayan Paruh Baya Dikabarkan Hilang di Perairan Selatan Uluwatu
Dijelaskan panjang total ruas Jalan Denpasar - Petang 27,3 Km sudah mendapat penanganan Tahun 2023 dengan sumber dana APBD Provinsi Bali sepanjang 5,9 kilometer dan diprogramkan lagi penanganan dengan sumber dana DAK Tahun 2024 sepanjang kurang lebih 1,7 kilometer dengan segmen penanganan Pasar Mambal - Latu. Sehingga masih terdapat sepanjang 19,7 km segmen Jalan yang masih rusak yg perlu penanganan.
Dewa Ayu menyebutkan tahun 2023 sudah ada melakukan penanganan di Jalan Ahmad Yani Utara hingga Darmasaba, itu ada sekitar 5,9 kilometer sudah dikerjakan Pemprov Bali. Dewa Ayu Puspa mengatakan anggaran sumber dana alokasi khusus (DAK) Pemprov cekak sehingga yang diperbaiki jalan yang rusak parah.
"Jadi dari Darmasaba sampai ke Mambal itu masih ada aspal yang rusak. Dari Latu sampai ke Petang masih ada aspal yang rusak yang kami harapkan ada semacam kerja sama penanganan dari kabupaten badung untuk pembiayaannya gitu lho," pintanya.
Baca Juga: Cek Fakta! Heboh 2 Tempat Oplos Gas di Mengwi, Polda Pastikan Hoaks, Siap Tindak Pengoplos
Anggaran dibutuhkan memperbaiki jalan rusak, jika dihitung per kilometer menghabiskan Rp 3,5 atau Rp 4 miliar.
Pemprov Bali mengingingkan ada dua ruas yang bisa diperbaiki Denpasar-Petang, kerobokan, Munggu, dan sekitar Nyanyi karena merupakan ruas jalan strategis.
Tidak hanya punya Pemprov Bali tapi juga miliki kabupaten Badung,sumber pendapatan Badung dan Petang daerah pangan.
"Itu kan dari simpang Kerobokan-Munggu-Tanah Lot kalau tidak salah ruas jalannya," jelasnya.***
Editor : M.Ridwan