DENPASAR, Radarbali.id-Berdasarkan data Ditlantas Polda Bali, sepanjang tahun 2023 lalu menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2023 terjadi 7.466 kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan itu juga menyebabkan 655 korbannya meregang nyawa.
Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan pelanggaran lalu lintas, dengan 177.425 pelanggaran tercatat selama tahun 2023. Selain faktor kendaraan dan lingkungan, faktor manusia menjadi penyebab terbesar kecelakaan, baik karena pelanggaran atau ketidaktertiban dalam berlalu lintas.
Di Bali, pelanggaran ini juga diperburuk oleh perilaku warga negara asing yang sering terlibat masalah lalu lintas. Untuk mengatasi permasalahan ini, Polri terus mengembangkan program Road Safety Policing menuju Society 5.0, termasuk edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum melalui teknologi E-TLE.
Sehingga saat ini Polri kembali menggelar Operasi Patuh Agung 2024. Di Polresta Denpasar sendiri, apel gelar pasukan kesiapan Ops Patuh Agung 2024 digelar di lapangan apel Polresta Denpasar.
Baca Juga: Lakalantas di Jembrana, Truk Fuso Tabrak Tabrak Dua Kendaraan, Ini Akibatnya
Wakapolresta Denpasar, AKBP I Made Sutha Sartana, memimpin langsung apel tersebut dengan dihadiri oleh pejabat utama dan 126 personel yang tersprin.
Dalam amanatnya, Wakapolresta Sutha Sartana membacakan pesan dari Kapolda Bali, Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra yakni menekankan pentingnya berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari.
“Beliau menyebutkan bahwa lalu lintas adalah urat nadi kehidupan yang mendukung berbagai kegiatan masyarakat, khususnya roda perekonomian,” tegasnya, Senin 15 Juli 2024.
Ops Patuh Agung 2024 Ki ini dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan simpatik, persuasif, dan humanis, didukung penegakan hukum dengan E-TLE.
Wakapolresta mengajak seluruh instansi terkait dan masyarakat Bali, khususnya generasi milenial, untuk mendukung suksesnya operasi ini. ***
Editor : Made Dwija Putera