DENPASAR, Radarbali.id- Atlet yang akan bertanding di PON Aceh-Sumatera Utara (Sumut) sedang menjalani masa training centre (TC) untuk dua bulan. Khusus petinju, mereka digembleng lebih keras dengan mengikuti uji coba melawan petinju luar Bali, di even No Drama Fight Sabtu malam lalu di Istana Taman Jepun, 13 Juli 2025.
Diwawancarai pelatih Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Bali Bogie kemarin (18/7) mengatakan, usai pertandingan try in anak asuhnya harus terus mematangkan strategi dan teknik memukul.
“Di mana diikuti oleh petinju-petinju terbaik yang dimiliki oleh camp atau club yang ada di Bali. Dan event tersebut juga turut mengundang petinju-petinju PON antara lain Sulawesi Utara, Jawa tengah, NTT. Pastinya Tim PON Bali,” jelas Bogie.
Sambung Bogie, usai pertandingan tersebut, Pertina terus tancap gas melakukan persiapan yang lebih matang untuk menuju ke PON Aceh-Sumut. Mulai teknik dan strategi bertanding juga termasuk kondisi fisik. "Kami pertajam lebih maksimal lagi, termasuk juga untuk memelihara kondisi fisik para atlet," ujarnya.
Bali juga menurunkan petinju putri. Yakni: kategori 48 kg: Melania (Bali) vs Israellah (Sulawesi Utara) dan kategori 54 kg: Grasela Atta Endi (Bali) vs Silvania (Jawa Tengah). Grasela bisa mengalahkan petinju jateng.
Sedangkan Melania kalah melawan Israellah saat uji coba Sabtu malam lalu, Bogie beralasan kekalahan Melania itu merupakan pertandingan ulang mereka. Melania sudah pernah bertemu dengan Israellah di semifinal pra-PON 1 di Makassar.
Baca Juga: 10 Petinju Buleleng Bertanding ke Jawa Timur untuk Tambah Jam Terbang, Ini Targetnya
Secara teknik Melania sudah baik. Kata Bogie hanya kalah di jam terbang dan pengalaman. “Bertanding yang membedakan mereka. Israellah (petinju sulut) merupakan salah satu atlet terbaik di nasional,” ucap Bogie.
Sebelumnya, saat ditemui usai acara Ketua Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Provinsi Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah) bangga event No Drama Fight terlaksana di Istana Taman Jepun Denpasar pada Sabtu (13/7/2024).
Mereka yang adu jotos di ring tinju untuk uji coba kontingen Bali menjelang PON. Hadir petinju dari luar Bali, yakni; dari Sulawesi Utara (Sulut), Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain partai-partai PON, No Drama Fight juga menghadirkan 14 partai untuk petinju pemula. Ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk unjuk gigi dan mendapatkan pengalaman bertanding di atas ring. ***
Editor : Made Dwija Putera