Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Petinju Mematangkan Strategi dan Teknik Usai Lakukan Try In , Pertajam Fisik Jelang PON Aceh-Sumatera Utara

Ni Kadek Novi Febriani • Jumat, 19 Juli 2024 | 06:55 WIB
SEMANGAT BERLATIH: Petinju Bali  yang akan turun di PON Aceh-Sumut melakukan try in Sabtu malam lalu 13 Juli 2025, mengundang atlet luar Bali yakni, NTT, Jateng dan Sulut.
SEMANGAT BERLATIH: Petinju Bali yang akan turun di PON Aceh-Sumut melakukan try in Sabtu malam lalu 13 Juli 2025, mengundang atlet luar Bali yakni, NTT, Jateng dan Sulut.

DENPASARRadarbali.id-    Atlet yang akan bertanding di PON Aceh-Sumatera Utara (Sumut) sedang menjalani masa training centre (TC) untuk dua bulan. Khusus petinju, mereka digembleng lebih keras dengan mengikuti uji coba melawan petinju luar Bali, di even No Drama Fight Sabtu malam lalu di Istana Taman Jepun, 13 Juli 2025.

 

Diwawancarai pelatih Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Bali Bogie kemarin (18/7) mengatakan, usai pertandingan try in anak asuhnya harus terus mematangkan  strategi dan teknik memukul. 

 

“Di mana diikuti oleh petinju-petinju terbaik yang dimiliki oleh camp atau club yang ada di Bali. Dan event tersebut juga turut mengundang petinju-petinju PON antara lain Sulawesi Utara, Jawa tengah, NTT. Pastinya Tim PON Bali,” jelas Bogie. 

 Baca Juga: Petinju PON Bali Uji Coba di Ajang No Drama Fight, De Gadjah Minta Cakti Dkk Berlatih Lebih Keras Lagi

Sambung Bogie, usai pertandingan tersebut, Pertina terus tancap gas  melakukan  persiapan yang lebih matang untuk menuju ke PON Aceh-Sumut. Mulai teknik dan strategi bertanding  juga termasuk kondisi fisik. "Kami pertajam lebih maksimal lagi, termasuk juga untuk memelihara kondisi fisik para atlet," ujarnya. 

 


Bali juga menurunkan petinju putri. Yakni: kategori 48 kg: Melania (Bali) vs Israellah (Sulawesi Utara) dan kategori 54 kg: Grasela Atta Endi (Bali) vs Silvania (Jawa Tengah). Grasela bisa mengalahkan petinju jateng.

 

Sedangkan  Melania kalah melawan Israellah  saat uji coba Sabtu malam lalu, Bogie beralasan kekalahan Melania itu merupakan pertandingan ulang mereka. Melania  sudah pernah bertemu dengan Israellah  di semifinal pra-PON 1 di Makassar.

 Baca Juga: 10 Petinju Buleleng Bertanding ke Jawa Timur untuk Tambah Jam Terbang, Ini Targetnya

Secara teknik Melania sudah baik. Kata Bogie hanya kalah di jam terbang dan pengalaman.  “Bertanding yang membedakan mereka. Israellah (petinju sulut) merupakan salah satu atlet terbaik di nasional,” ucap Bogie. 

 

 

Sebelumnya, saat ditemui usai acara  Ketua Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Provinsi Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah) bangga event No Drama Fight  terlaksana di  Istana Taman Jepun Denpasar pada Sabtu (13/7/2024).

 Baca Juga: Jelang PON, Pertina Bali Didatangi Banyak Petinju Luar Daerah untuk Sparing, Utus Tiga Pelatih untuk Kantongi Sertifikasi Nasional

Mereka yang adu jotos di ring tinju untuk  uji coba kontingen Bali menjelang PON.   Hadir petinju dari luar Bali, yakni; dari Sulawesi Utara (Sulut), Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur (NTT).


Selain partai-partai PON, No Drama Fight juga menghadirkan 14 partai untuk petinju pemula. Ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk unjuk gigi dan mendapatkan pengalaman bertanding di atas ring. *** 

 

 

Editor : Made Dwija Putera
#Petinju Bali #Pertuni #atlet bali #PON Aceh Sumatera Utara 2024