DENPASAR, Radarbali.id- Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air (PEKAT) Indonesia Bersatu Provinsi Bali melakukan aksi damai di Kantor Kanwil Kemenkumham Bali pada Senin 22 Juli 2024. Dalam kegiatan itu, mereka pada intinya memberikan dukungan dan meminta instansi atau petugas terkait untuk memberikan tindakan tegas kepada WNA yang merusak citra pariwisata Bali.
I Ketut Putra Wijaya selaku Ketua DPW PEKAT Indonesia, Bali mengatakan, pihaknya mendukung dan mendorong agar imigrasi memberi tindakan tegas. Di mana selama ini tak sedikit WNA di Bali yang berulah, melakukan tindakan anarkis. Hal itu kata dia bisa merusak citra pariwisata Bali.
“Kami menyampaikan bentuk dukungan kepada Imigrasi terkait upaya pencegahan WNA Yang saat ini sudah terlampau melewati batas,” katanya kepada awak media dalam kesempatan itu.
Dia pun mengatakan bahwa permintaan dan dukungan itu mendapatkan respons yang baik dari Kanwil Kemenkumham Bali. Menurutnya, ke depannya Ormas di Bali siap terus berkolaborasi dengan aparat atau instansi terkait. Terutama dalam proses pencegahan WNA nakal di Bali.
“Ke depannya kami akan berkolaborasi baik tingkat paling bawah sampai tingkat atas mereka juga membutuhkan informasi dari kami selaku Ormas sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah khususnya imigrasi,” tandasnya.
Dalam kegiatan itu, Ormas Pekat melibatkan puluhan anggotanya dari seluruh Bali. Aksi itu juga mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. ***
Editor : Made Dwija Putera