BANGLI, radarbali.jawapos.com – Rangkaian Karya Pujawali Ngusaba Purnaming Sasih Kapat Warsa 2024 di Pura Tuluk Biyu Batur Kayangan Jagat (Parahyangan Agung Puncak Gunung Abang), Kintamani, Bangli, berakhir pada Jumat (26/10/2024), bertepatan dengan Sukra Kliwon Pujut.
Ada empat agenda diikuti ribuan umat yang berlangsung sejak pukul 14.00 hingga malam. Yakni Bhakti Pepranian, Ida Bethara-Bethari Katuran Bhakti Penyineb, Bhakti Nuek Bagia dan Mendem Bagia Pula Kerti.
Ketua Panitia I Ketut Sudana menjelaskan, karya penutup ini juga dimeriahkan Ayah Ayah Tarian Rejang dan Baris serta Metiti Suara oleh Pelinggih Dane Jero Penyarikan.
“Sebagai pesan kepada umat untuk melaksanakan Dharma dalam kehidupan sehari-hari,” terang Sudana, di sela-sela acara (25/10/2024).
Ditambahkan, makna meprani sebagai simbolis Ida Bhatara Bhatari yang berstana di Pura Tuluk Biyu Batur sebagai Dewa Ciwa dan Bhatari Uma yang memberikan kesejahteraan kepada umat.
“Di mana sehabis sembahyang bersama diikuti dengan ngelamuin atau nyurud bhakti pepranian bersama dengan unsur pemerintah, tokoh agama beserta umat dari seluruh Bali,” imbuh Sudana.
Turut hadir memberikan Dharma wacana adalah Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Prof. Dr. Drs I Nengah Duija, M.Si.
Sekaligus memaknai berakhirnya Upakara Pujawali Sasih Kapat yang berlangsung sejak tanggal 7 Oktober hingga 25 Oktober 2024, serta suksesnya acara bhakti Penganyar oleh Pemda dan Pemkot seluruh Bali. (han)
Editor : Rosihan Anwar