DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Ancaman kemacetan di jalur seputaran Bandara I Gusti Ngurah Rai, jelang dan saat tahun Baru 2025 bukan tidak mungkin terjadi seperti tahun lalu.
Mengantisipasi hal ini, Dinas Perhubungan Provinsi Bali dan kepolisian akan siapkan alternatif dengan melakukan rekayasan lalu lintas sekitar Bandara dan menjadikan ialan Raya Kuta satu arah.
Hal itu disampaikan oleh Kadishub Bali IGW Samsi Gunartha saat ditemui kemarin (24/12).
Samsi tidak menampik akan ada protes dari pengusaha yang ada sepanjang jalan tersebut.
Namun, kelancaran lalu lintas menurutnya lebih penting.” Semua orang harus lancar dulu. Jadi otomatis tidak ada tamu harus memang lancar,” ungkapnya.
Selanjutnya, untuk memutar akan dibuat lebih jauh hingga ke Kedonganan.
Kendaraan tidak boleh berhenti, jalur kiri diupayakan bebas.
Jalan yang diatur itu Sunset Road, By Pass Ngurah Rai, dan Jalan Raya Kuta.
”Kemungkinan juga ke Uluwatu dipecah dengan rekayasa di lapangan,” ungkapnya.
Alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menerangkan, kemungkinan antisipasi ini akan berlangsung panjang dari 23 Desember-6 Januari 2025.
Pihaknya akan waspadai sampai sekarang. Truk bermuatan bukan barang esensial dan angkutan tidak masuk ke kawasan Bali Selatan.
Baca Juga: Cinta Laura Diam-diam Menikah, Sang Ibu Belum Memberikan Restu?
Sementara Kasi Lalu Lintas Nengah Nuki menyebut, menjabarkan pergerakan penumpang dan kendaraang ke Bali berdasar data Dishub Bali dari 19 Desember hingga 21 Desember belum melonjak.
Jumlah penumpang kedatangan domestik Bandara Ngurah Rai, 50.327, penumpang internasional 64.607.
Lewat pintu pelabuhan Gilimanuk, yang masuk ke Bali 74.664 orang dan jumlah kendaraan datang sebanyak 18.834.
Sedangkan di Pelabuhan Padang Bai yang masuk 4.445 dan kendaraannya yang masuk 1.496.
"Kalau dilihat dari data yg masuk, masih belum ada lonjakan yg tinggi di masing-masing pintu masuk," ungkap Nuki.
Disinggung rencana penutupan jalan di kawasan bandara? Nuki menyatakan, kalau terjadi kemacetan yang parah nanti akan ada manajemen dan rekayasa lalu lintas di sekitar Kawasan bandara yang dilakukan oleh pihak kepolisian dibantu oleh instansi terkait termasuk perhubungan.
”Misalkan kemacetan yang parah (kondisi emergency) nanti akan ada manajemen dan rekayasa lalu lintas ibu di sekitar Kawasan bandara, yang dilakukan oleh pihak kepolisian dibantu oleh instansi terkait termasuk perhubungan,” bebernya.***
Editor : M.Ridwan