Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Efisiensi Anggaran, Pemprov Bali Akan Pangkas Rencana Pembangunan Infrastruktur, Kejar Target Ini

Ni Kadek Novi Febriani • Jumat, 7 Februari 2025 | 15:18 WIB
KENCANGKAN IKAT PINGGANG: Ilustrasi efisiensi anggaran Pemprov bali pangkas proyek infrastruktur
KENCANGKAN IKAT PINGGANG: Ilustrasi efisiensi anggaran Pemprov bali pangkas proyek infrastruktur

DENPASAR, radarbali.jawapos.com -  Presiden Prabowo Subianto sedang melakukan penghematan besar-besaran. Program yang tidak urgen tentunya dipangkas.

Salah satu yang terdampak adalah Provinsi Bali karena transfer daerah dipotong 50 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRKIM) Provinsi Bali Nusakti Yasa Wedha membenarkan, efisiensi belanja anggaran, program kerja dan rencana pembangunan infrakstruktur di Bali juga ikut terdampak.

Terlebih banyak rencana mercusuar diantaranya, Tol Gilimanuk -Mengwi dan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung, serta kelanjutan Tower Turyapada.

Pemprov Bali seperti akan menyisir kembali program-program atau pembangunan infrastruktur yang dapat ditunda atau dibatalkan.” Tentunya berdampak,” ucap Nusakti.

Untuk efisiensi belanja anggaran,  pemerintah Provinsi Bali memangkas program-program atau pembangunan yang dirasa tidak terlalu urgen.

”Tentunya  akan melakukan langkah-langkah  penyesuaian kembali terhadap rencana pembangunan yang sudah direncanakan,” terang Nusakti.

Sementara itu, sumber pendapatan Pemprov Bali  masih mengandalkan pajak kendaraan bermotor (PKB). Adapun target PAD 2025 sejumlah Rp.  3.581.371.604.823,00.

Dikonfirmasi dengan Plt. Kepala Bapenda Provinsi Bali, I Wayan Budiasa pada, mengatakan,  terdapat beberapa upaya yang akan dilakukan untuk mencapai peningkatan  target 20 persen dibandingkan sebelumnya.

Bapenda Bali akan gencar  sosialisasi secara massif terkait opsen pajak, samsat keliling, samsat drive thru.

”Kami akan lakukan   door to door menggaet wajib pajak, operasi gabungan, samsat Kerthi, dan pesan di WhatsApp Blast,” beber Budiasa.***

 

 

 

 

 

 

Editor : M.Ridwan
#infrastruktur #efisiensi anggaran #pemprov bali