Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Idul Fitri Bersamaan dengan Nyepi, Rukyatul Hilal Dilakukan Sekali Sebelum Ramadan, Awal Puasa Ditentukan 28 Februari 2025

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 27 Februari 2025 | 02:24 WIB
MELIHAT BULAN: Ilustrasi awal bulan ramadan, Kemenag Bali akan lakukan rukyatul hilal pada 28 Februari 2025.
MELIHAT BULAN: Ilustrasi awal bulan ramadan, Kemenag Bali akan lakukan rukyatul hilal pada 28 Februari 2025.

DENPASARradarbali.jawapos.com  Bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, tahun ini Kemenag Bali tidak melakukan pemantauan hilal Idul Fitri atau Rukyatul Hilal.

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali rutin mengadakan rukyatul hilal sebelum bulan ramadan dan sebelum Idul Fitri. Sementara, hilal bulan puasa akan dilaksanakan di Pantai Patra Jasa Kuta Jumat (28/2/2025) pukul 17.00.

Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bali Abu Siri menerangkan, tentunya mengundang BMKG, Pengadilan Agama Tinggi Bali, Pengadilan Agama Badung, MUI, dan ormas-ormas lainnya.

"Jadi kegiatan rukyatul hilal itu memang rutin kami laksanakan sebelum kami puasa Ramadan dan sebelum Idul Fitri. Namun, untuk tahun ini kami laksanakan sebelum Ramadan karena sebelum Idul Fitri ada kegiatan Nyepi,"ungkapnya. 

Namun, provinsi lain tetap melaksanakan rukyatul hilal. Hanya di Provinsi Bali saja yang tidak laksanakan karena bersamaan dengan Hari Raya Nyepi.

Kanwil Kemenag Bali sudah menyampaikan ke Kemenag Kabupaten/Kota di Bali, BMKG, Pengadilan Agama dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, serta ormas terkait.

"Bahwa tahun 2025 ini rukyatul hilal 1 syawal atau menjelang Idul Fitri tidak dilaksanakan karena bersamaan dengan Hari Raya Nyepi," imbuhnya. 

Alasan memilih Kuta karena dirasa lebih cocok dan memungkinkan di Pantai Patrajasa. Pandangan lebih jelas dan langsung bisa melihat.

Tetapi, kata Abu Siri kembali kepada cuaca yang ada karena Rukyatul Hilal juga dipengaruhi oleh cuaca.

"Ketika cuaca bagus bisa melihat. Kalau tidak, terhalang awan sedikit saja itu sudah tidak bisa melihat," bebernya. 

Abu Siri berharap Ramadan tahun 2025 ini, Umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan lancar. Kemudian, saling menghormati antar-pemeluk agama sehingga tidak ada gesekan di masyarakat.

Ia mengajak saling dan membantu dan menolong sehingga situasi serta kondisi yang ada di Bali dapat dijaga."aman, damai dan sejahtera," tandas Abu Siri.***

 

Editor : M.Ridwan
#rukyatul hilal #awal ramadan #Kemenag Bali #Pantau Hilal