DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk dikabarkan tak masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional atau PSN 2025-2029. Hal ini pun memnjaid pertanyaan masyarakat Bali terkait kepastian rencana yang telah lama berjalan tersebut.
Ditemui di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta mengatakan jika pihaknya mesti berkoordinasi terlebih dahulu.
”Kita harus lihat dulu, ini kan kebijakan dari Pusat. Jadi kami harus koordinasi dulu," katanya kepada Media, Kamis (6/3/2025).
Saat ditanyakan apakah proyek itu akan dilanjutkan meski tak masuk dalam PSN, Giri Prasta tak bisa memberi kepastian. Apalagi saat ini dirinya baru saja mulai menjabat sebagai Wakil Gubernur Provinsi Bali.
Menurut dia, apa pun yang direncanakan untuk dibangun, semuanya harus membutuhkan perencanaan yang matang terlebih dahulu. Sehingga nantinya, jika rencana itu mulai dijalankan, maka hasilnya akan maksimal.
”Apapun yang dilakukan kalau menurut saya perencanaan itu harus matang dulu. Lebih baik perencanaan tiga tahun, empat tahun, lima tahun dan seterusnya, nanti eksekusinya cepat. Kalau target setahun, ya setahun selesai atau program berkelanjutan," urainya.
Baca Juga: Diduga Pesan-Pesannya di WA Jadi Penyebab Bunuh Diri, akhirnya Ketut D Minta Maaf ke Keluarga
Giri Prasta menekankan bahwa jika rencana tidak matang, maka bisa akan memunculkan persoalan baru.
”Jangan sampai rencana tidak matang, nanti pada saat berjalan akan tidak bagus, banyak adendum, bisa gak jalan dan lain-lainnya. Matangkan rencana," tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sendiri telah menetapkan 77 Proyek Strategis Nasional (PSN). Daftar PSN itu tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), tahun 2025-2029.
Penetapan dilakukan Prabowo pada 10 Februari 2025. Namun, dari 77 daftar yang ditetapkan, proyek tol Mengwi-Gilimanuk tak ada dalam daftar.***
Editor : M.Ridwan