DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Saat kampanye Pilkada 2024, proyek jalan Tol Mengwi-Gilimanuk dan Bandara Bali Utara jadi jualan politik paling seksi.
Namun setelah Pilkada usai, isunya langsung meredup, bahkan nyaris sirna.
Faktanya malah dicoret dalam daftar 77 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diteken oleh Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Terkuak Penyebab Elkan Baggot Menolak Panggilan Garuda Calling, Ternyata Bukan karena Shin Tae Yong!
Fakta ini membuat Pemerintah Provinsi Bali saat ini harus memutar otak agar rencana proyek trilunan ini tetap terealisasi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Perumahan Rakyat (PUPRKim) Provinsi Bali, Nusakti Yasa Wedha mengatakan, Pemerintah provinsi Bali berharap pembangunan tol tersebut tetap jalan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas di jalur utama pulau Bali.
Sebab, selama ini waktu tempuh lama karena padatnya kendaraan.
”Tol tersebut akan sangat membantu kelancaran lalulintas (waktu tempuh akan lebih singkat) dari Gilimanuk ke Mengwi,” ungkapnya.
Padahal, tol Mengwi-Gilimanuk ini telah lakukan groundbreaking tahun 2022 lalu. Menurut Nusakti pemerintah akan menghitung skema investasinya.
”Dengan keluarnya dari PSN tentunya Pemerintah akan menghitung kembali terkait skema investasinya,” terangnya.
Disinggung apakah batal? Nusakti tak dapat menjawab, justru menyatakan pihaknya tidak ada mengatakan rencana megaproyek itu batal. Ia meminta untuk menunggu arahan pemerintah pusat.
”Adakah saya menyebutkan batal? Kita tunggu hasil kajian kembali oleh pemerintah pusat lebih lanjut.”tandasnya.
Sementara itu Gubernur Bali Wayan Koster ditemui Sabtu (8/3) lalu mengatakan Tol Gilimanuk-Mengwi masih terprogram.
Menurutnya tidak masuk dalam PSN karena ada evaluasi trase. ”Masih terprogram. Karena ada evaluasi trase,” ungkap Koster.
Baca Juga: Petaka Dua Turis di Nusa Dua, Satu Tergelincir, Satu Terseret Ombak, Begini Kejadiannya
Pria yang juga Mantan DPR RI tiga periode menyebut rencana tol Gilimanuk-Mengwi akan tetap jalan walau tidak masuk dalam PSN yang telah ditetapka Prabowo Subianto pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2025-2029.
“Iya tetap jalan (rencana pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi,red),” pungkasnya.
Seperti diketahui lokasi Ruas Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi seluas ± (lebih kurang) 1.113,33 (seribu seratus tiga belas koma tiga puluh tiga) hektar, melintasi 3 wilayah administrasi kabupaten (Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Badung), 13 kecamatan dan 58 desa/kelurahan.***
Editor : M.Ridwan