DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Ada yang istimewa saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II MUI Provinsi Bali yang disambung Buka Bersama di Aula Serba Guna kampus ITBM Bali (BIM University) pada Sabtu, 15 Maret 2025.
Gubernur Bali Wayan Koster dan Pangdam IX Udayana Mayjen TNI M. Zamroni dan Kabinda Bali, Brigjen TNI Tony Kurniawan, kompak hadir.
Ini adalah yang pertama MUI Bali kedatangan tamu para orang nomor 1 Provinsi Bali secara bersama-sama.
Disambut Ketua MUI Bali Drs. H. Mahrusun Hadiyono dan pengurus teras lainnya tepat pukul 17.40. Didapuk di satu meja VIP didampingi Wasekjen MUI Pusat Drs. H. Muhammad Ziyad, langsung diserbu blitz kamera.
Suasana keakraban guyup langsung terasa. Gubernur Koster tampak berkenan dengan selalu mengembangkan senyum dan canda. Demikian pula para jenderal Pangdam dan Kabinda Bali.
Hadir pula Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata, dan anggota DPRD Bali dari Gerindra Zulfikar.
Sejurus kemudian Ketua MUI Bali H. Mahrusun Hadiyono, didaulat memberi kata sambutan.
Ia mengatakan, buka bersama ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI Provinsi Bali. Ia menekankan pentingnya mempererat silaturahmi antara MUI dan Pemerintah Provinsi Bali guna menjalin lebih erat harmonisasi umat beragama.
”Kami sangat tersanjung dan mendapat kehormatan Pak Gubernur Koster, Pangdam IX Udayana Jenderal Zamroni dan Pak Kabinda Jenderal Tony Kurniawan, bekernan hadir di undangan ini,” sambut Mahrusun.
Senada, Wasekjen MUI Pusat Drs. H. Muhammad Ziyad, sangat mengarpresiasi kehadiran para yang mulia Gubernur Koster, Pangdam dan Kabinda yang menurutnya, simbol kebangsaan yang kental.
Ziyad menceritakan bahwa tokoh sentral PDI Perjuangan almarhum HM Taufik Kiemas adalah sosok yang kepedulianya pada MUI cukup tinggi.
Menurutnya, pemerintah dan MUI sama sebagai pelayan umat (khatibul ummah) selalu dituntut hadir ditengah masyarakat yang kompleks.
”Saat Covid-19 tahun 2020-2021, pejabat vaksin masih diragukan oleh umat, namun ketika pengurus MUI vaksin, umat langsung ikut semua,” ungkap Ziyad, disambut tepuk tangan hadirin.
Terlebih setelah MUI menerbitkan fatwa bahwa vaksin itu hukumnya wajib sebagai ikhtiar melawan wabah.
MUI lanjutnya, selalui siap bersinergi dengan pemerintah, Dan, ramadan lanjutnya mengajarkan umat hidup sederhana dan berbagi selaras dengan imbauan pemerintah pusat untuk efisiensi.
Baca Juga: Wali Kota Denpasar Bagikan Ribuan Nasi Jinggo di Malam Pangerupukan
Itu sebabnya, MUI selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Ia menyoroti pentingnya kebersamaan antara MUI dan Pemerintah untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara.
“Ramadan menyiratkan pesan kuat bagaimana membangun toleransi dan kepekaan sosial,” imbuhnya.
Di ujung sambutannya, Ziyad sempat menyampaikan bahwa gedung MUI Bali yang belum kelar perlu perhatian Pemprov Bali untuk dituntaskan. Sehingga MUI mampu melayani umat dengan baik.
Atas aspirasi itu, Gubernur Koster memberikan respon menggangguk sambil menyakupkan dan mengangkat kedua tangganya.
Begitu adzan berkumandang, hadirin langsung membatalkan puasa dengan minuman dan kudapan.
Disela berbuka, Gubernur Koster diajak melihat infrastruktur kampus ITBM didampingi Rektor H. Ismoyo Soemarlan, dan pejabat kampus lainnya.***
Editor : M.Ridwan