Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Simakrama dengan Awak Media, Pangdam Zamroni Singgung Revisi UU TNI, Komitmen Junjung Supremasi Sipil, Peran Media Dinilai Strategis

Andre Sulla • Jumat, 28 Maret 2025 | 00:34 WIB
SIMBIOSIS: Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., M.Si bersama para pimpinan media di Bali.
SIMBIOSIS: Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., M.Si bersama para pimpinan media di Bali.

MANGUPURA, radarbali.jawapos.com - Kodam IX/Udayana menggelar acara ramah tamah dengan pimpinan media dan wartawan di Wisma Bayu, Kuta, Badung, Selasa, 25 Maret 2025.

Di penghujung masa tugasnya menjabat Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., M.Si., berkesempatan berbuka puasa bersama.

Menariknya, dalam sambutan Pangdam Zamroni, beliau menyinggung dan membahas soal pengesahan Revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI).

Beliau menegaskan, TNI berkomitmen menjunjung prinsip supremasi sipil, serta profesionalisme militer dalam menjalankan tugas pokok.

Untuk diketahui, dalam sambutannya, Mayjen Zamroni menyampaikan kegiatan simakrama bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan insan media yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Pangdam menyebut pentingnya peran media dalam menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya.  Ia juga mengapresiasi kerja sama yang sudah terjalin antara media dan jajaran Kodam IX/Udayana dalam pemberitaan.

 Baca Juga: Savyavasa, Fenomena Properti Mewah Jakarta: Hunian Kelas Atas yang Jadi Rebutan Pasar

"Terutama dalam hal konfirmasi dan klarifikasi informasi," ujarnya sembari mengatakan bahwa pihaknya selalu siap sedia untuk memberikan informasi dan klarifikasi terkait berbagai pemberitaan.

Pihaknya memahami dinamika dunia media yang harus bekerja cepat, namun kehati-hatian dalam verifikasi faktual tetap mutlak.

"Mari bersama-sama menjaga agar informasi yang sampai ke publik tidak hanya cepat, tetapi juga faktual," ucapnya.

Di hadapan para pemimpin redaksi media massa, Pangdam Zamroni menyinggung perubahan Undang-Undang TNI tentang peran prajurit dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, dan aksi sosial kemanusiaan hingga penanggulangan bencana alam.

"Prinsip supremasi sipil tetap dikedepankan dan Angkatan Bersenjata TNI tetap di bawah koordinasi pemerintahan sipil, bahkan TNI, sebutnya, tidak memiliki wakil di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)," ungkapnya.

Netralitas politik tetap dipegang teguh, tetapi TNI tidak akan berpangku tangan ketika rakyat membutuhkan.

 Baca Juga: Setelah Polemik Udeng Merah, Giliran Bangunan Baru Didominasi Warna Merah, Ini Penjelasan Pemkab Tabanan

Baik dalam penanggulangan bencana, pembangunan infrastruktur dasar hingga peningkatan kesejahteraan rakyat.

Mayjen Zamroni, yang akan menduduki jabatan barunya sebagai Koorsahli Kepala Staf Angkatan Darat, akan lebih banyak melakukan tugas TNI di luar pertahanan negara, termasuk penugasannya sebagai Ketua Penanganan Sampah Laut di Bali.

Sampah adalah masalah nasional yang butuh solusi terintegrasi. Babinsa dilatih untuk membantu pengelolaan sampah berbasis sumber sekaligus menjadi duta terdepan dalam mengedukasi masyarakat. 

Senada disampaikan Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Agung Udayana, S.E., M.M., M.H.I., dalam sambutannya. Ditegaskan bahwa kemitraan erat antara Kodam IX/Udayana dan media adalah kunci membangun citra TNI di tengah masyarakat, seperti di tengah gonjang-ganjing UU TNI.

Di era digital yang serba cepat, media memiliki peran vital sebagai penjaga akurasi informasi. "Kami sangat menghargai kerja keras insan pers yang turut menjadi jembatan komunikasi antara TNI dan rakyat," cetusnya.

Sementara itu, perwakilan pimpinan media, IGMB Dwikora Putra, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Kodam IX/Udayana dalam memberikan informasi kepada insan pers dalam pemberitaan yang berhubungan dengan TNI. Sementara wartawan juga berpedoman pada kode etik dalam penyajian sebuah berita.

 Baca Juga: Cuma Butuh Link YouTube! Begini Cara Download MP3 dari Mp3Juices

Hubungan baik ini adalah contoh ideal bagaimana institusi negara dan media dapat bekerja sama menciptakan informasi yang transparan dan berkualitas.

Media dan wartawan diberi kesempatan untuk melakukan konfirmasi atas informasi agar tidak simpang siur. "Wajib terbuka dengan media sehingga kami dapat menyajikan berita yang berimbang dan mendukung stabilitas nasional," sebut mantan Ketua PWI Bali.

Lebih lanjut dikatakan, dengan adanya silaturahmi ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan media dapat semakin kuat.

"Ya, tentu dalam mendukung penyampaian informasi yang akurat dan mendukung keamanan serta ketertiban di wilayah Bali dan Nusa Tenggara," tutupnya. Silaturahmi ini ditutup dengan buka puasa bersama.***

Editor : M.Ridwan
#peran media #ramah tamah #simakrama #pangdam ix udayana