Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Giri Prasta Pastikan Dana PHR Tak Diambilalih Pemprov Bali, Program Badung Angelus Buana tetap Berjalan, Begini Skemanya

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 14 April 2025 | 13:52 WIB

 

SKEMA BARU: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta (tengah depan) saat memberi keterangn pers terkait dana PHR Badung, Denpasar dan Gianyar.
SKEMA BARU: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta (tengah depan) saat memberi keterangn pers terkait dana PHR Badung, Denpasar dan Gianyar.

DENPASARradarbali.jawapos.com -Selama ini pembagian dari  penyisihan pajak hotel dan restoran(PHR) yang diperoleh oleh  Badung, Denpasar,  dan Gianyar dibagikan sendiri.

Kini, bergulir skema baru, Perolehan PHR,  10 persen ke Pemprov Bali untuk pembangunan infrastruktur di kabupaten/kota yang tidak mendapatkan  dampak secara langsung dari  pariwisata.

Wagub Bali I Nyoman Giri Prasta menyebut, ketiga kabupaten/kota mengalokasikan   10 persen dari pendapatan realisasi pajak  barang jasa tertentu (PBJT)  jasa perhotelan dan makanan  Pemprov Bali.

Mantan Bupati Badung  berharap  Wali Kota Denpasar dan Bupati Gianyar menyetujui skema tersebut untuk kemajuan Bali.

”Untuk skema rencana kami adalah 10 persen dulu, kami akan atur dan mudah-mudahan  disepakati oleh bupati Gianyar dan Wali Kota Denpasar. Saya kira demi Bali  akan setuju,”  kata Giri Prasta ditemui belum lama ini. 

Disinggung apakah pembagian PHR ditarik lagi ke provinsi? Giri memastikan tetap dibagi oleh Pemkab dan Pemkot. Hanya adalah kesepakatan bersama membantu pembangunan di daerah lain yang membutuhkan dana lebih. 

Giri mencontohkan, pembangunan infrastruktur  di Kabupaten Karangasem menuju Bangli.”Misalnya ada yang kurang, katakanlah pembangunan infrastruktur yang ada di Karangasem menuju Bangli menuju Pura Besakih dan Batur itu mungkin kami akan upayakan dari PHR Badung,” bebernya.

Saat zaman Giri Prasta, ia  membuat program Badung Angelus  Buana, membagikan dana  untuk pembangunan seperti  pura dan bale  banjar untuk meringankan beban krama Bali.

”Masih berjalan, Badung Angelus Buana  ini kan Badung berbagi dari badung untuk Bali.   Sepanjang ini dibutuhkan untuk kepentingan adat dan agama tradisi seni dan budaya. Saya berkomitmen bagaimana caranya ke depan ini masyarakat Bali akan melakukan upakara kita upayakan pemerintah turun tangan,” terang Giri. 

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster rapat dengan tiga kepala daerah akan mengatur mekanisme sesuai Pergub Bali terkait mekanisme penyaluran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk enam kabupaten se Bali.

BKK akan prioritas pada program strategis Daerah di Bali khususnya di Bangli, Buleleng, Jembrana, Karangasem, Klungkung dan Tabanan. 

Bupati Badung, Gianyar dan Wali Kota Denpasar menyatakan,  siap mengalokasikan BKK yang akan disalurkan Pemprov Bali. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, dan  Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra, menyatakan kesiapan langsung di hadapan Gubernur Koster. Mereka menggelar rapat koordinasi (rakor) antara Pemerintah Provinsi Bali dengan Pemerintah Kabupaten Badung, Pemerintah Kabupaten Gianyar, dan Pemerintah Kota Denpasar pada, Senin  7 April 2025 di Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar.

Rakor ini membahas terkait Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk Pembangunan Proyek Strategis Daerah di Bali dan kepada Kabupaten Bangli, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Klungkung, dan Kabupaten Tabanan.

 Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan BKK ini mekanismenya akan dibuat sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Bali.  Masing - masing (Kota Denpasar, Kabupaten Badung dan Gianyar, red) akan mengalokasikan 10 persen dari realisasi Pajak Barang Jasa Tertentu (PBJT) Jasa Perhotelan dan PBJT Makanan dan/atau Minuman kepada Kabupaten Bangli, Buleleng, Jembrana, Karangasem, Klungkung dan Kabupaten Tabanan.

Kemudian untuk BKK yang dialokasikan 50 persen, disebutkan Gubernur Koster peruntukannya sebagai pembiayaan pembangunan program strategis daerah di Bali yang infrastrukturnya sudah ditentukan; dan  pembangunan infrastruktur prioritas di Kota/Kabupaten se-Bali. ***

Editor : M.Ridwan
#skema baru #Wagub Bali #Angelus bhuana #PHR Badung #giri prasta