DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Serangkaian persiapan pelaksanaan Ibadah Haji Tahun 2025 sudah dilakukan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Denpasar. Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Denpasar, H. Suraji menyampaikan para jemaah telah melalui tahap pengurusan paspor, pemeriksaan kesehatan, hingga pelunasan biaya.
"Persiapannya sudah 80 persen. Sudah dari dokumen, kesehatan, sudah semua. Ini tinggal tunggu pemberangkatan saja," ujarnya, kemarin (6/5/2025).
Termasuk terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait pemberangkatan haji. Adapun pemberangkatan haji dilakukan pada tanggal (21/5) pukul 14.00 WITA di Terminal Ubung, Denpasar. Rencananya, sebanyak 241 jemaah haji akan dilepas oleh Wali Kota Denpasar.
Baca Juga: Tak Lakukan Pelunasan BPIH, 28 Ribu Jemaah Haji Digantikan Cadangan
Tahun ini, jemaah termuda yang akan berangkat yakni Nadia Rahmatika, 21, dan tertua yaitu I Made Rukig, 87. Setelah dilepas di Terminal Ubung, rombongan bersama dengan 15 orang petugas haji akan menuju ke Surabaya.
"Kami akan mendampingi dari mulai berangkat sampai di embarkasi Surabaya. Nanti terkait dengan bantuan-bantuan yang diperlukan jemaah, kami akan membantu," paparnya.
Setiba di asrama haji Surabaya, jemaah akan melalui pemeriksaan dan persiapan lagi selama satu hari. Kemudian tanggal (23/5/2025) dini hari itu, rombongan akan take off menuju ke Jeddah.
Baca Juga: Tahun Ini Jatah Kuota Karangasem 53 Jamaah Haji, yang Paling Uzur 83 Tahun
"Nanti pulangnya tanggal 3 Juli dan sampai Denpasar tanggal 4 Juli. Kalau di Denpasar, di Bali cuma itu saja (kloter pemberangkatannya, red)," sambungnya.
Tahun ini, jemaah dari seluruh Bali, khususnya Denpasar, ada yang tergantung di kloter 71 dan 72 SUB. Selama dua minggu menjelang pemberangkatan, ia berpesan agar jemaah menjaga kesehatannya.
Kemudian tidak perlu melakukan aktivitas yang tidak penting, serta selalu update informasi dan mengikuti arahan petugas Kemenag Kota Denpasar dalam proses keberangkatan nanti.
"Kami tetap update barang bawaan, persiapan-persiapan, koper, dan sebagainya. Tapi itu sudah didiskusikan, tinggal update informasi. Nanti ada perkembangan apa, kami sampaikan (ke jemaah, red)," jelasnya.***