DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Pemerintah Provinsi Bali menerima informasi ada enam warga Bali di Iran dan Yaman. Terdiri satu orang di Iran dan lima orang di Yaman.
Akibat konflik Israel dan Iran memanas, mereka akan segera pulang ke Indonesia. Pemprov Bali menunggu informasi lebih lanjut dan akan menjemput di Jakarta.
Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Provinsi Bali Dewa Made Indra saat ditemui di Sanur Kamis (25/6/2025). Belum ada informasi lengkap mengenai enam warga Bali tersebut. Namun, dari Kementerian Luar Negeri meminta Pemprov Bali menerima dan menjemput di Jakarta.
”Sedang kami telusuri karena datanya dan Kementerian Luar Negeri yang tahu nanti setelah tiba di Jakarta kami akan mendapatkan data yang lengkap. Kami sudah menugaskan kepala badan hukum provinsi Bali ke jakarta untuk pemulangan karena informasinya,” jelas Dewa Made Indra.
Lebih lanjut disampaikan, usai dievakuasi oleh Kementerian Luar Negeri dan tiba di Jakarta, Pemprov Bali telah menugaskan Kepala Badan Penghubung di Jakarta untuk menerima dan kemudian memfasilitasi kepulangan ke Bali.”Sementara dilaporkan ada 6 orang,” ucapnya.
Dewa Made Indra belum mendapatkan jadwal pemulangan warga Bali yang dievakuasi oleh Kemenlu.
Selanjutnya, dampak konflik dua negara itu menyebabkan pembatalan penerbangan ke Doha atau Denpasar-Doha, Sekprov Bali telah menugaskan kepala dinas pariwisata untuk memeriksa berapa penerbangan yang dari Doha yang batal lakukan penerbangan.
”Sedang dilakukan cek nanti akan dilaporkan,” tandasnya.***
Editor : M.Ridwan