Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Siaga Cegah Potensi Kericuhan dan Perusuh, Ribuan Gelar Agung Pecalang Bali di Niti Mandala Renon

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 2 September 2025 | 04:40 WIB

 

 

Ribuan Pecalang berkumpul di lapangan Niti Mandala Renon mengikuti Gelar Agung Pecalang Bali Senin, 1 September 2025.
Ribuan Pecalang berkumpul di lapangan Niti Mandala Renon mengikuti Gelar Agung Pecalang Bali Senin, 1 September 2025.

DENPASARradarbali.jawapos.com - Belasan ribu pecalang siap mengamankan Bali menangkal perusuh dan penjarah mengingat adanya aksi berapa hari lalu di Polda Bali dan Gubernur Bali. Gubernur Bali, Wayan Koster beserta Jajaran Forkopimda Bali menghadiri Gelar Agung Pecalang Bali di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Senin (1/9/2025)

Gubernur Bali didampingi jajaran Forkopimda hadir langsung di tengah tengah belasan ribu pecalang Bali dari Kabupaten/kota se Bali.

Koster memekikkan yel-yel mendukung dan menyemangati pecalang Bali untuk bersama -sama menjaga Gumi Bali aman, damai dan tentram.

“Pecalang Bali, Bali Aman, Bali Aman, Bali Aman, Merdeka”, pekik Gubernur yang diikuti seluruh pecalang.

Dalam Gelar Agung Pecalang Bali yang juga dihadiri Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, Pecalang Bali menyampaikan pernyataan sikap.

Pecalang siaga karena ada isu akan ada gelombang aksi lanjutan pada 1 September. Itu disampaikan Pecalang Desa Adat Peminge Nusa Dua Badung, Nyoman Beker disampaikan Pacalang Bali tegas menolak segala bentuk aksi demonstrasi yang berpotensi rusuh di wilayah Bali, menyusul adanya informasi rencana aksi pada 1 September 2025.

Pacalang menegaskan Tanah Gumi Bali adalah tanah kelahiran, tempat hidup, dan ruang membangun kehidupan yang sejahtera serta bahagia secara niskala-sekala. Oleh karena itu, seluruh komponen masyarakat Bali bertanggung jawab menjaga keamanan, ketertiban, dan kesucian Bali dari ancaman tindakan anarkis.

“Kami tidak rela keamanan Bali yang selama ini sangat kondusif dirusak oleh aksi-aksi demonstrasi yang tidak bertanggung jawab dan bersifat anarkis,” ucapnya.

Mereka mendukung penuh aparat TNI dan Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, sekaligus meminta tindakan tegas terhadap pelaku anarkis yang melanggar hukum.”Kami pecalang

Selain itu, Pacalang Bali menyatakan siap bekerja sama dengan aparat keamanan negara dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketenteraman, dan ketertiban Bali agar tetap damai, aman, dan harmonis.

Baca Juga: Cara Cek Penerima PIP September 2025 di pip.kemendikdasmen.go.id, Lengkap dengan Jadwal dan Nominal

”Kami pecalang bali siap bekerja sama dengan aparat keamanan negara tni/polri serta seluruh komponen masy dalam menjaga keamanan ketentraman dan ketertiban tanah gumi Bali,” ujarnya.

Sementara itu Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet menyampaikan, dengan adanya penjagaan dari pecalang untui mewujudkak kerukunan, keamanan kedamaian. Terlebih juga menjaga stabilitas perekonomian di Bali yang mengandalkan sektor. pariwisata.

”Kalau itu terganggu pariwisata terganggu bali kocar kacir oleh karena itu urgensinya penting. Oleh karena itu maka kita kumpulkan dalam mengantisipasi unjuk rasa bahkan informasinya didatangkan dari luar daerah,” ucapnya.***

Editor : M.Ridwan
#perusuh #polda bali #pecalang #bali