DENPASAR, radarbali.jawapos.com – PT. Alisha Rafina Wisata menandai tonggak sejarah dengan menggelar acara Silaturahmi Akbar & Launching Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) di Denpasar, Bali, di Harris Denpasar, Ahad 28 September 2025.
Acara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Kementerian Agama, pimpinan asosiasi haji dan umrah, tokoh ormas Islam seperti MUI Bali, PWNU, PW Muhammadiyah, DMI, GP Anshor, Muslimat serta mitra strategis ini menandai babak baru bagi Alisha Rafina untuk melayani jamaah haji khusus.
Acara yang berlangsung dalam suasana penuh berkah ini menjadi momentum peresmian izin resmi Alisha Rafina sebagai PIHK.
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT. Alisha Rafina Wisata, Ayith Rachman, mengungkapkan rasa syukur, haru dan apresiasi atas pencapaian ini.
"Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah mempertemukan kita dalam suasana penuh berkah pada acara Silaturahmi Akbar dan Launching PIHK Alisha Rafina. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW," ungkap Ayith mengawali sambutannya.
Ayith lalu menguraikan perjuangan meraih izin PIHK dalam 2 tahun Pengesahan Alisha Rafina sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) bukan merupakan proses yang mudah. Pihak manajemen menyoroti ketatnya persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah.
"Hari ini adalah momentum yang sangat bersejarah bagi Alisha Rafina. Acara ini bukan hanya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi tonggak baru dengan diresmikannya izin kami sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK)," tegasnya.
Disebutkan bahwa syarat untuk memperoleh izin PIHK adalah penyelenggara harus memiliki pengalaman minimal 3 tahun sebagai PPIU atau telah memberangkatkan sedikitnya 1.000 jemaah umrah. Alisha Rafina berhasil memenuhi kriteria tersebut dalam waktu yang relatif cepat.
"Alhamdulillah, berkat doa, kerja keras, dukungan jemaah, serta bimbingan para stakeholder, Alisha Rafina mampu melewati tahapan itu dengan waktu 2 tahun 2 bulan," ungkapnya, bangga.
Karena itu pihaknya menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan layanan haji khusus yang profesional, aman, dan nyaman.
"Peresmian PIHK ini adalah awal dari amanah besar. Kami berkomitmen menghadirkan layanan haji khusus yang lebih profesional, aman, dan nyaman, agar jemaah dapat meraih predikat haji yang mabrur dan umrah yang maqbul," janji perwakilan manajemen.
Rasa terima kasih yang mendalam juga disampaikan kepada berbagai pihak yang telah mendukung perjalanan Alisha Rafina hingga saat ini.
"Kepada para jamaah, yang sejak awal mempercayakan ibadahnya bersama kami. Kepercayaan Bapak/Ibu adalah kekuatan terbesar kami untuk terus tumbuh dan melayani dengan sepenuh hati," katanya, menyampaikan apresiasi.
Talkshow Bahas Isu Terkini Haji dan Umrah
Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi talkshow yang bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada para hadirin mengenai kondisi terkini ibadah Haji dan Umrah di Indonesia.
Sesi diskusi ini menghadirkan narasumber utama, H. Rudy Nuruddin A., M.A., selaku Direktur Pengawasan, Pemantauan, & Evaluasi Pelayanan Haji Dalam Negeri, Kementerian Haji & Umrah Republik Indonesia dan Sekretaris Jenderal Asphurind H. Muhammad Iqbal Muhajir Lc.
Seremoni juga diseleingi pemutaran tayangan video singkat mengenai sejarah perjalanan Alisha Rafina, dari awal berdirinya hingga mencapai momen bersejarah peresmian PIHK.***
Editor : M.Ridwan