BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Bali pada Jumat, 3 Oktober 2025, akan didominasi kondisi berawan hingga cerah berawan. Namun, masyarakat di beberapa area pegunungan dan pesisir diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan ringan yang mungkin turun pada siang hingga sore hari.
Secara umum, prakiraan cuaca Bali masih dipengaruhi oleh transisi musim, yang menyebabkan beberapa wilayah berpotensi mengalami cuaca basah dengan intensitas ringan, khususnya pada periode antara 1 hingga 3 Oktober 2025.
Prediksi Kondisi Cuaca dan Suhu di Seluruh Kabupaten/Kota
BMKG memperkirakan suhu udara harian di Pulau Dewata secara keseluruhan akan berada dalam rentang yang nyaman, berkisar antara 21 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara rata-rata antara 60 hingga 95 persen.
Berikut adalah rata-rata suhu harian yang diprakirakan di masing-masing kabupaten di Bali:
- Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, suhu rata-rata diprakirakan mencapai kisaran tertinggi, yaitu antara 24∘C hingga 32∘C.
- Jembrana dan Tabanan diprediksi mengalami suhu harian yang sedikit lebih sejuk, dengan kisaran antara 22∘C hingga 28∘C.
- Sementara itu, wilayah dataran tinggi seperti Bangli dan sebagian Karangasem diprakirakan memiliki suhu rata-rata terendah, berada di kisaran 21∘C hingga 27∘C.
- Gianyar dan Klungkung diperkirakan berada pada rentang suhu yang stabil, yaitu antara 22∘C hingga 30∘C.
- Di wilayah Bali Utara, Buleleng juga diprakirakan akan menikmati cuaca yang cenderung hangat dan cerah, dengan rata-rata suhu harian antara 23∘C hingga 29∘C.
Peringatan Dini dan Kondisi Kelautan
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi perubahan cuaca mendadak, serta tetap memperhatikan informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan terkini, terutama di wilayah yang berdekatan dengan pantai atau dataran tinggi.
Untuk kondisikelautan diperkirakan tinggi gelombang laut di Perairan Selatan Bali dapat mencapai 0,5 hingga 2,5 meter, sehingga nelayan dan operator wisata bahari diminta untuk tetap berhati-hati.[*]
Editor : Hari Puspita