DENPASAR, radarbali.jawapos.com– Kepanikan kembali melanda warga Bali. Bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite mendadak langka di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Baik di Denpasar dan Badung, sejak seminggu belakangan. Akibatnya, antrean kendaraan mengular di dispenser Pertamax sejumlah SPBU.
Seorang pengendara asal Jimbaran, mengaku kesulitan mendapatkan Pertalite sejak berangkat kerja dari, rumahnya menuju Denpasar. Hampir semua SPBU yang ia lewati kehabisan stok.
“Sekitar jam sembilan pagi semua habis, cuma ada Pertamax. Di SPBU kawasan Renon masih ada tapi antre panjang,” keluhnya.
Baca Juga: Berangus Puluhan Baliho dan Spanduk yang Melanggar, Satpol PP Minta Perhatikan Lokasi yang Dilarang
Kondisi serupa juga terjadi di beberapa SPBU. Salah satu SPBU di By Pass Sunset road. antrean kendaraan roda dua dan empat meluber hingga ke badan jalan. Sejumlah warga terpaksa beralih ke Pertamax, meski harganya jauh lebih mahal. Namun sebagian besar masih berharap stok Pertalite segera normal.
“Kalau terus begini, kasihan masyarakat kecil. Pertamax terlalu mahal buat kami yang kerja harian,” ujar salah satu pengemudi ojek online. Terpisah, salah satu petugas SPBU yang ditemui membenarkan bahwa pihaknya terpaksa memasang tulisan 'Tinggal Pertamax Turbo'.
"Ya benar, kelangkaan ini disebabkan oleh keterlambatan pasokan akibat distribusi yang padat di akhir pekan dan meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang libur panjang Nataru," beber sumber petugas SPBU.
Lebih lanjut dikatakan, distribusi sedang dgenjot. Sagar pertalite akan kembali normal dalam waktu dekat.
"Kami minta masyarakat tidak perlu panik,” jelas petugas SPBU di kawasan Badung. Meski demikian, hingga Selasa Kamis siang, sejumlah SPBU di Denpasar dan Badung masih tampak diserbu warga yang berburu BBM bersubsidi tersebut.***
Editor : M.Ridwan