BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah III Denpasar memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Bali pada hari Senin, 8 Desember 2025, akan didominasi oleh berawan hingga potensi hujan ringan yang terjadi secara sporadis, terutama pada siang hingga sore hari.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat, terutama di wilayah Bali bagian tengah dan pegunungan, mengingat Provinsi Bali sedang berada dalam periode musim penghujan dengan intensitas curah hujan bulanan kategori tinggi di sebagian besar wilayah.
Secara umum, suhu udara harian di seluruh wilayah Bali diprakirakan akan berkisar antara dua puluh hingga tiga puluh empat derajat Celsius (20 hingga 34 derajat Celsius), dengan tingkat kelembapan udara antara lima puluh lima hingga sembilan puluh lima persen (55 hingga 95 persen).
Rata-Rata Suhu Udara per Kabupaten/Kota
Berikut adalah ringkasan perkiraan rata-rata suhu udara harian minimum dan maksimum untuk setiap kabupaten/kota di Bali, disajikan dalam bentuk kalimat:
- Kota Denpasar dan Kabupaten Badung diprediksi memiliki rata-rata suhu udara harian yang berkisar antara 24 hingga 33 derajat Celsius.
- Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Tabanan diperkirakan memiliki rentang suhu udara harian yang sedikit lebih rendah, yaitu antara 20 hingga 32 derajat Celsius.
- Kabupaten Jembrana di Bali bagian barat diprakirakan mengalami suhu udara harian yang cukup hangat, yaitu antara 22 hingga 33 derajat Celsius.
- Kabupaten Karangasem memiliki rata-rata suhu udara antara 20 hingga 30 derajat Celsius.
- Kabupaten Klungkung diperkirakan memiliki suhu harian berkisar antara 24 hingga 33 derajat Celsius.
- Kabupaten Bangli, sebagai wilayah dataran tinggi, diprediksi memiliki rata-rata suhu udara harian paling sejuk, yaitu antara 19 hingga 31 derajat Celsius.
- Kabupaten Buleleng di Bali Utara diprediksi memiliki suhu rata-rata harian berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius.
BMKG juga mengimbau masyarakat di kawasan pesisir dan pengguna transportasi laut untuk mewaspadai potensi tinggi gelombang laut di Perairan Utara Bali yang berkisar antara nol koma dua puluh lima hingga nol koma tujuh puluh lima meter, dan di Perairan Selatan Bali yang dapat mencapai nol koma lima hingga satu koma lima meter.[*]
Editor : Hari Puspita