DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Di tengah permasalahan pelik yang melanda, Gubernur Bali Wayan Koster menggandeng mantan rivalnya di Pilgub 2024, Made Muliawan Arya (De Gadjah). Pertemuan informal itu, bertujuan menjaga stabilitas Bali menjelang pergantian tahun serta memperkuat sinergi pembangunan dengan pemerintah pusat.
Koster memanfaatkan posisi De Gadjah sebagai kader Partai Gerindra—partai yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto—untuk melobi pendanaan dan program pembangunan dari pusat ke daerah.
Dalam keterangannya pada, kemarin (29/12), Koster menyebut pertemuan tersebut sebagai diskusi santai yang produktif. Fokus utamanya adalah memastikan Bali tetap kondusif selama masa puncak kunjungan wisatawan (peak season).
"Santai tentu ada isinya. Bali membutuhkan ekosistem yang baik dan tenang. Astungkara, kami memiliki pemahaman serta komitmen yang sama untuk menjaga situasi tetap kondusif," ujar politisi asal Sembiran tersebut.
Selain isu keamanan, Koster juga memaparkan visi jangka panjangnya, yakni Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk lintas fraksi di DPRD Bali berkolaborasi menjalankan tatanan pembangunan tersebut.
Koster secara terbuka mengajak De Gadjah untuk menjembatani komunikasi dengan pemerintah pusat. Targetnya adalah agar agenda prioritas di Bali mendapatkan perhatian dan dukungan anggaran dari APBN.
"Jika ada hal yang memerlukan koordinasi dengan pusat, kami cari jalan bersama. Harapannya, pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan di Bali," jelasnya.
Saat disinggung mengenai isu adanya pembagian proyek di balik pertemuan tersebut, Koster secara menepis anggapan itu. "Tidak ada urusan bagi-bagi proyek. Mana l bisa begitu," pungkasnya.***
Editor : M.Ridwan