SELAMA bulan Januari 2026 ini ada sejumlah rerainan sesuai penanggalan kalender Bali, sebagaimana dilansir dari kalenderbali.org. Berikut ini jadwal rerainan selama bulan Januari 2026.
- 3 Januari 2026. Tumpek Krulut. Menghaturkan sesaji kepada Ida Sang Hyang Widi / Bhatara Iswara di Sanggah Kemulan, mohon keselamatan.
- 3 Januari 2026. Purnama.
- 7 Januari 2026. Buda Wage Merakih. Pemujaan kehadapan Bhatara Rambut Sedana yang disebut juga Sang Hyang Rambut Kadhala.
- 9 Januari 2026. Hari Bhatara Sri.
- 13 Januari 2026. Anggar Kasih Tambir.
- 13 Januari 2026. Kajeng Keliwon Uwudan.
- 17 Januari 2026. Hari Siwa Ratri.
- 18 Januari 2026. Tilem.
- 20 Januari 2026. Anggara Paing Medangkungan. Memuja Ida Sanghyang Widi/Bhatara Brahma di Merajan Kawitan / Paibon.
- 28 Januari 2026. Kajeng Keliwon Enyitan.
- 28 Januari 2026. Buda Keliwon Matal.
Ala Ayuning Dewasa Bulan Januari, Rabu (14/1/2026)
- Banyu Urug. Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur. (Alahing dewasa 3).
- Cintamanik. Baik untuk melakukan upacara potong rambut. (Alahing dewasa 3).
- Kala Atat. Baik untuk membuat tali, tali pancing, melakukan pekerjaan anyam-anyaman, tampus, jerat. (Alahing dewasa 3).
- Kala Bangkung, Kala Nanggung. Tidak baik untuk mulai memelihara ternak. (Alahing dewasa 4).
- Kala Dangu. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian. (Alahing dewasa 3).
- Kala Rumpuh. Tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, babi (ternak). (Alahing dewasa 3).
- Kala Upa. Baik untuk memulai mengambil/memelihara ternak (wewalungan). (Alahing dewasa 4).
- Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll. (Alahing dewasa 3).
- Titibuwuk. Baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga/banggul. (Alahing dewasa 3).
- Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Kinasihaning Jana, Pratiti: Nama rupa.[*]