Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Koster Singgung Absensi DPRD Bali, Ketua DPRD Ultimatum Anggota yang Kerap Tak Ngantor

Ni Kadek Novi Febriani • Rabu, 21 Januari 2026 | 05:13 WIB
SOROTI KEHADIRAN: Jawaban Gubernur terkait Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda Provinsi Bali tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah Kepada BPD di Wiswa Sabha Utama kemarin (20/1/2026)
SOROTI KEHADIRAN: Jawaban Gubernur terkait Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda Provinsi Bali tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah Kepada BPD di Wiswa Sabha Utama kemarin (20/1/2026)

DENPASARradarbali.jawapos.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyinggung tingkat kehadiran anggota DPRD Bali dalam rapat paripurna yang dilaksanakan, Selasa (20/1/2026).

Dalam rapat tersebut diumumkan anggota dewan yang hadir sebanyak 46, sedangkan delapan orang  tidak hadir.

Kehadiran dan ketidakhadiran anggota dewan diumumkan secara terbuka dalam sidang paripurna. Penyampaian absensi disertai keterangan tersebut, menurut Koster, serupa dengan mekanisme yang berlaku di DPR RI.

“Ini baru pertama saya mendengar absensinya disampaikan lengkap, yang hadir maupun tidak hadir beserta keterangannya,” ujarnya yang mengapresiasi. 

Mantan anggota DPR RI itu membandingkan dengan praktik di Senayan, di mana setiap rapat paripurna  diawali dengan laporan kuorum kehadiran anggota dan fraksi.

Menurutnya, mekanisme tersebut memengaruhi terhadap tingkat kedisiplinan anggota dewan. “Jadi ketahuan siapa yang rajin dan siapa yang malas,” kata Koster. 

 Baca Juga: Mimih Dewa Ratu! Tragedi di Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Sejoli Ini Nekat Mengakhiri Hidup di Kos-kosan

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya mengultimatum anggota dewan yang kerap absen. Pria yang akrab disapa Dewa Jack itu menegaskan kedisiplinan anggota dalam rapat paripurna sangat penting.

Ia menyebut peningkatan kinerja lembaga legislatif menjadi keharusan, seiring dengan  capaian Bali  mendapat predikat sebagai destinasi nomor satu dunia.

“Harus ada peningkatan kinerja di legislatif dan eksekutif. Dengan absensi ini semoga semua lebih peduli pentingnya hadir di setiap sidang,” terang Dewa Jack. 

Dewa Jack menjelaskan ketentuan kehadiran anggota DPRD Bali telah diatur dalam tata tertib. Batas toleransi ketidakhadiran adalah tiga kali berturut-turut, kecuali karena sakit permanen.

“Kalau berturut-turut sejauh ini tidak ada, kecuali yang sakit permanen,” kata Politisi asal PDI Perjuangan ini.

Baca Juga: Menunggak Pembayaran Proyek Villa, DM Project di Somsai Kontraktor Lokal

Meski demikian, pemberian sanksi terhadap anggota yang melanggar ketentuan kehadiran menjadi kewenangan partai politik masing-masing.

DPRD Bali akan menyurati pimpinan partai apabila ditemukan anggota yang kerap absen atau melanggar.  Khususnya absen  dalam sidang paripurna. “Ini ranah fraksi, bukan DPRD yang mengadili. Nanti kami akan surati DPD Partai masing-masing untuk berikan sanksi, ” tegasnya.

Aturan itu khusus rapat paripurna, sedangkan  untuk rapat dengar pendapat (RDP) dan panitia khusus (pansus), mekanisme kehadiran disesuaikan dengan komposisi fraksi. Tidak dihitung karena diakomodir pimpinan pansus. Dewa jack mencontohkan kalau ketua Pansus PDIP wakilnya dari partai lain.

 Baca Juga: Terjang Ombak Besar, Nelayan Air Kuning Selamat Meski Perahunya Hancur Terempas ke Pantai Tembles

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk rakyat Bali karena kita sudah nomor 1,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Koster juga mengingatkan penerapan sanksi di DPR RI bagi anggota yang tidak disiplin menghadiri rapat paripurna, yakni sanksi diberikan jika empat kali berturut-turut tidak hadir.

“Kadang ada yang menghindari dengan tidak absen berturut-turut agar tidak kena sanksi,” pungkasnya.***

Editor : M.Ridwan
#Dewa Jack #gubernur koster #absen #dprd bali