SELAMA bulan Maret 2026 ini ada sejumlah rerainan sesuai penanggalan kalender Bali, sebagaimana dilansir dari kalenderbali.org. Berikut ini jadwal rerainan selama bulan Maret 2026.
- 3 Maret 2026. Purnama.
- 4 Maret 2026. Buda Keliwon Ugu.
- 14 Maret 2026. Kajeng Keliwon Uwudan.
- 14 Maret 2026. Tumpek Wayang. Pada hari ini diadakan upacara yang berkenaan dengan kesenian khususnya wayang, persembahan kehadapan Bhatara Iswara memohon agar kesenian itu lestari, menyenangkan, dan bertuah.
- 18 Maret 2026. Buda Wage Kulawu. Hari ini pemujaan terhadap Bhatara Rambut Sedhana yang melimpahkan kemakmuran dan kesejahteraan.
- 18 Maret 2026. Tilem.
- 19 Maret 2026. Hari Raya Nyepi. Hari ini melakukan catur brata penyepian dan meitasi
- 20 Maret 2026. Hari Bhatara Sri.
- 20 Maret 2026. Ngembak Geni.
- 24 Maret 2026. Anggar Kasih Dukut.
- 29 Maret 2026. Kajeng Keliwon Enyitan.
- 29 Maret 2026. Kajeng Keliwon Pamelastali/Watugunung Runtuh.
- 31 Maret 2026. Paid-Paidan.
Ala Ayuning Dewasa, Selasa, 31 Maret 2026
- Carik Walangati. Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3).
- Kala Atat. Baik untuk membuat tali, tali pancing, melakukan pekerjaan anyam-anyaman, tampus, jerat. (Alahing dewasa 3).
- Kala Katemu. Baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, mangadakan pertemuan. (Alahing dewasa 3).
- Kala Luang. Baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian. (Alahing dewasa 3).
- Pepedan. Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3).
- Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll. (Alahing dewasa 3).
- Taliwangke. Baik untuk memasang tali penghambat di sawah atau di kebun, memperbaiki pagar, membuat tali pengikat padi/benda-benda mati. Tidak baik untuk mulai mengerjakan benang tenun, membuat tali ternak. (Alahing dewasa 3).
- Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Satria Wirang, Ekajalaresi: Buat Astawa, Pratiti: Separsa.[*]