Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bantah Isu Kenaikan Harga BBM per 1 April di Bali, Pertamina Jamin Pasokan Tetap Melimpah

Marsellus Pampur • 2026-03-31 21:34:14

 

ilustrasi pengisian BBM kendaraan di SPBU. (gambar digital gemini/radar bali)
ilustrasi pengisian BBM kendaraan di SPBU. (gambar digital gemini/radar bali)

DENPASAR, Radar Bali.id – Isu liar terkait proyeksi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per tanggal 1 April 2026 langsung ditepis keras oleh pihak PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinusa. Informasi yang sempat beredar di tengah masyarakat tersebut dipastikan tidak benar.

Manager Communication, Relations, dan CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa hingga saat ini sama sekali belum ada instruksi maupun pengumuman resmi terkait perubahan harga bahan bakar di tingkat nasional maupun daerah.

Baca Juga: Pertamina: Harga BBM 1 April 2026 Tidak Naik

"Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sampai sekarang belum ada rilis resmi mengenai harga per 1 April 2026," ujar Ahad kepada awak media pada Selasa (31/3/2026).

Baca Juga: Harga BBM 1 April 2026: Pertamax Diprediksi Naik Rp 2.000 Per Liter

Klarifikasi ini sekaligus meredam kekhawatiran publik yang sebelumnya sempat dipicu oleh pernyataan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Bahlil sempat memprediksi stok BBM nasional hanya bertahan 20 hari akibat pecahnya ketegangan militer Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Ahad memastikan, untuk wilayah hukum Pulau Bali, suplai energi dipastikan tidak akan terganggu. Pertamina telah merancang skema distribusi yang dinamis agar tidak terjadi kekosongan pasokan di tingkat retail.

"Masyarakat tidak perlu panik. Perencanaan untuk distribusi, refill, maupun top up stok di Bali terus berjalan setiap harinya tanpa jeda," jelasnya sembari menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemda dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengawasi distribusi di lapangan.

Di tempat terpisah, Ketua Hiswana Migas Provinsi Bali, Dewa Ananta, saat dikonfirmasi terkait kondisi riil stok BBM di depot Bali memilih enggan berkomentar panjang lebar. Melalui pesan singkat WhatsApp pada Senin (30/3/2026), Dewa menyatakan bahwa seluruh arus data operasional dan stok kini diatur secara terpusat melalui satu pintu di pihak komunikasi Pertamina Regional.[*]

Editor : Hari Puspita
#bensin naik #spbu #selat hormuz #pertamina #bbm