DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Ratusan personel dikerahkan Pengamanan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026 di kawasan Pura Agung Besakih. Pengamanan dilakukan selama 24 jam dengan sistem Pengamanan terbuka; Pengamanan tertutup, serta Penempatan personil petugas di titik rawan.
Hal ini terungkap dalam rapat persiapan akhir yang dipimpin Gubernur Bali Wayan Koster di Wyata Graha Besakih, Selasa 31 Maret 2026.
Ratusan personel gabungan serta dukungan teknologi digital. Gabungan Siap Siaga 24 Jam yang diantaranya terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, Pecalang, Unsur panitia dan instansi terkait.
“Pengamanan harus maksimal. Jangan sampai ada gangguan sekecil apapun,” tegas Koster.
Beberapa potensi kerawanan turut menjadi perhatian untuk diantisipasi, diantaranya seperti tarif ojek tidak sesuai; pencurian atau kehilangan barang; gangguan terhadap sarana upacara; serta Kepadatan di titik tertentu.
Tim pengurai juga disiapkan untuk mengatasi kemacetan secara cepat.
Pengamanan diperkuat dengan teknologi, diantaranya pemasangan Lebih dari 144 titik CCTV; terhubung ke command center; serta Pemantauan real-time seluruh kawasan.
"Informasi juga disebarkan melalui sistem audio, Terintegrasi dengan ORARI dan jaringan komunikasi. Semua harus terpantau. Dengan teknologi, kita bisa respon cepat,” ujar Koster.
Bahkan, posko layanan publik dan penanganan kehilangan disiapkan guna mengantisipasi Orang tersesat. Barang hilang, maupun berbagai Informasi umum lainnya.
"Selama ini, sistem tersebut terbukti efektif dalam mengembalikan barang milik masyarakat," terangnya.
Persoalan dagang juga diperhatikan, penataan pedagang bagian dari strategi keamanan.
Pedagang wajib berada di zona yang ditentukan; dilarang berjualan di jalur utama, maupun Diawasi terkait kebersihan dan kelayakan makanan.
“Kalau melanggar, kita tindak. Ini untuk keamanan dan kenyamanan semua,” terang Koster.
Dengan dukungan personel besar, sistem digital canggih, serta penguatan komunikasi publik, pengamanan IBTK 2026 diharapkan berjalan optimal."Ini tanggung jawab bersama. Semua harus bergerak menjaga keamanan dan ketertiban,” tegas Gubernur Koster.***
Editor : M.RidwanSumber : radarbali.jawapos.com