RADAR BALI - Gereja Katedral Roh Kudus Denpasar kembali menjadi pusat aktivitas utama bagi umat Katolik di Bali dalam merayakan rangkaian Tri Hari Suci.
Pada tahun 2026 ini, perayaan berlangsung khidmat dengan pengamanan ketat dari Polda Bali guna memastikan kenyamanan puluhan ribu jemaat yang hadir.
Berikut adalah informasi lengkap jadwal dan rangkaian kegiatan Paskah 2026 di Katedral Denpasar serta gereja sekitarnya:
Jadwal Tri Hari Suci Katedral Denpasar 2026
1. Kamis Putih (2 April 2026)
Mengenang perjamuan terakhir Yesus bersama para rasul dan tradisi pembasuhan kaki sebagai simbol pelayanan.
Jadwal Misa: 10.00, 14.00, 18.00, dan 22.00 WITA.
Kegiatan: Upacara Pembasuhan Kaki dan dilanjutkan dengan Tuguran (doa dalam hening) hingga tengah malam.
2. Jumat Agung (3 April 2026)
Hari peringatan wafatnya Yesus Kristus di kayu salib yang diisi dengan suasana duka dan hormat.
Visualisasi Jalan Salib (Tablo): Pagi hari oleh komunitas Orang Muda Katolik (OMK).
Ibadat Penghormatan Salib: Terbagi dalam 5 sesi mulai pukul 06.30 hingga 21.00 WITA.
3. Vigili Paskah / Sabtu Suci (4 April 2026)
Malam kebangkitan Yesus yang menjadi puncak liturgi Katolik dengan Upacara Cahaya dan pemberkatan air suci.
Misa Khusus Lansia: 10.00 WITA (disediakan agar lansia dapat beribadah lebih nyaman).
Misa Malam Paskah: 14.00, 18.00, dan 22.00 WITA.
4. Minggu Paskah (5 April 2026)
Perayaan sukacita atas kebangkitan Yesus.
Misa Raya Paskah: 06.30, 09.00, 15.00, dan 18.00 WITA.
Kegiatan Tambahan: Perayaan Paskah ceria dan lomba untuk anak-anak sekolah minggu.
Informasi Stasi dan Gereja Terdekat
Selain di Katedral, umat juga dapat mengikuti perayaan di beberapa lokasi stasi berikut:
Gereja Oikumene Immanuel (Stasi): Kompleks Asrama Militer TNI-AD Sudirman. Misa mingguan Sabtu pukul 17.30 WITA.
Gereja St. Longginus (Stasi Kepaon): Asrama Praja Raksaka Kepaon. Misa mingguan Minggu pukul 18.00 WITA.
Gereja FX Kuta: Menyediakan English Mass (misa bilingual) bagi wisatawan mancanegara di kawasan Kuta pada sore hari.
Panduan bagi Jemaat
Mengingat jumlah jemaat yang bisa mencapai lebih dari 10.000 orang, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
Keamanan: Lokasi di Jalan Tukad Musi akan dijaga ketat oleh petugas keamanan, termasuk tim Jibom Brimob. Pemeriksaan akan dilakukan di setiap pintu masuk.
Transportasi: Diterapkan sistem zonasi parkir. Sangat disarankan untuk datang satu jam sebelum jadwal dimulai guna menghindari kemacetan dan antrean pemeriksaan.
Akulturasi Budaya: Di berbagai gereja di Bali, termasuk Katedral dan Kuta, umat sering mengenakan pakaian adat Madya Bali sebagai bentuk perpaduan tradisi iman dan budaya lokal.***
Editor : Ibnu Yunianto