Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Satgas Pangan Polda Bali Awasi Distribusi Bahan Pokok, Imbau Pelaku Usaha Tak Mainkan Harga

I Wayan Widyantara • Selasa, 7 April 2026 | 19:44 WIB

 

JAGA STABILITAS PANGAN: Satgas Pangan Polda Bali saat melakukan pengawasan langsung ke agen sembako di kota Denpasar, Selasa 7 April 2026.
JAGA STABILITAS PANGAN: Satgas Pangan Polda Bali saat melakukan pengawasan langsung ke agen sembako di kota Denpasar, Selasa 7 April 2026.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com — Polda Bali melalui Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pangan terus mengintensifkan pengawasan terhadap distribusi dan harga bahan pokok di wilayah Bali.

Langkah ini ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Bali, Ariasandy, sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Selasa (7/4/2026), Satgas Saber Pangan Provinsi Bali turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan monitoring di sejumlah titik distribusi serta pasar modern.

Baca Juga: Kuras Brankas Alfamart, Eks Karyawan Gunakan Uang untuk Beli Ponsel dan Main Judol

Kegiatan ini bertujuan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar, khususnya pasca momentum hari raya.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga bahan pangan di wilayah Bali, terutama di Denpasar, terpantau relatif stabil.

Selain itu, pasokan berbagai komoditas utama dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Satgas Pangan Polda Bali bersinergi dengan sejumlah instansi terkait untuk melakukan pengecekan langsung terhadap harga dan stok komoditas strategis.

Baca Juga: Hakim Tolak Penangguhan Mahasiswa Unud, Pengacara Kecewa karena Syarat Sudah Lengkap

Komoditas tersebut meliputi beras, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, gula pasir, serta bahan pokok penting lainnya.

Petugas tidak hanya memantau harga jual, tetapi juga memastikan kesesuaian dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain itu, ketersediaan stok di lapangan juga menjadi fokus utama guna mencegah kelangkaan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas turut berdialog langsung dengan pedagang dan pengelola pasar maupun distributor. Dialog ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya praktik penimbunan barang maupun kenaikan harga yang tidak wajar.

”Pengawasan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Ariasandy.

 Baca Juga: Pasokan Lancar, Harga Kebutuhan Pokok di Jembrana Berangsur Normal Seusai Hari Raya

Berdasarkan hasil pemantauan, tidak ditemukan adanya harga komoditas pangan yang melebihi HET setelah bulan Ramadan. Secara umum, harga tetap stabil dan stok dalam kondisi aman serta mencukupi kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, Satgas Pangan tetap mengingatkan para pelaku usaha agar tidak memanfaatkan situasi pasca hari raya untuk memainkan harga.

Apabila ditemukan pelanggaran, sanksi akan diberikan secara berjenjang, mulai dari teguran tertulis hingga pencabutan izin usaha.

Langkah pengawasan ini juga merupakan tindak lanjut untuk meminimalisir potensi adanya oknum yang mencoba mengambil keuntungan dengan menaikkan harga secara tidak wajar.

Dalam hal ini, sinergi lintas instansi terus diperkuat guna menjaga stabilitas pasar.

Adapun unsur yang terlibat dalam Satgas Saber Pangan meliputi Ditreskrimsus Polda Bali, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), serta Perum Bulog.

Ke depan, pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan bersama instansi terkait.

Satgas Saber Pangan Polda Bali juga mendorong sistem distribusi yang lebih efisien agar pasokan tetap terjaga dan tidak terjadi lonjakan harga di pasaran.

Dengan langkah ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Bali tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan aman dan terjangkau. ***

Editor : M.Ridwan
#Satgas Saber Polda Bali #pengawasan distribusi bahan pokok #harga sembako