Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Lapas Kerobokan Terlalu Penuh Sesak di Kawasan Wisata, Jembrana Siap Jadi Kandidat Terkuat Lokasi Baru

Muhammad Basir • Kamis, 16 April 2026 | 11:48 WIB
TEMPAT ALTERNATIF: Lahan Perkebunan Perumda Bali di pinggir Jalan Denpasar- Gilimanuk, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya. (M.Basir/Radar Bali).
TEMPAT ALTERNATIF: Lahan Perkebunan Perumda Bali di pinggir Jalan Denpasar- Gilimanuk, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya. (M.Basir/Radar Bali).

NEGARA, Radar Bali.id – Rencana besar Gubernur Bali, Wayan Koster, untuk merelokasi Lapas Kelas IIA Kerobokan terus dimatangkan.

]Lapas yang kini berada di jantung pariwisata Badung tersebut dinilai sudah tidak layak dan menghambat penataan ruang pariwisata Bali.

Baca Juga: Bila Musisi-Musisi Perempuan Unjuk Kebolehan dari Balik Jeruji Besi Lapas Kerobokan: Pembuktian Karya dari Kolaborasi Gajisi dan Octav Sicilia

Kabar terbaru menyebutkan, lahan perkebunan milik Perumda Bali di Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana, menjadi kandidat terkuat lokasi baru penjara tersebut.

Baca Juga: Mantan Anggota DPRD Badung I Made Dharma Kembali Dimasukkan ke Lapas Kerobokan

Camat Melaya, I Putu Gde Oka Santhika, membenarkan bahwa Gubernur Koster bersama Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, telah meninjau langsung lokasi tersebut.

"Benar, sempat ada peninjauan ke perkebunan Perumda Bali di Candikusuma untuk rencana lokasi Lapas Kerobokan," ujar Oka Santhika.

Meski demikian, Jembrana harus bersaing dengan alternatif lokasi lain di Buleleng dan Tabanan yang juga sedang dikaji. Pemindahan ini dianggap mendesak karena selain faktor estetika kawasan pariwisata, luas lahan Lapas Kerobokan saat ini sudah tidak optimal untuk standar pengamanan modern.[*]

Editor : Hari Puspita
#lapas baru #pemindahan lapas #jembrana #overload #lapas kerobokan