Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jadi Legacy Kerja Gotong Royong, Gubernur Koster Resmikan Gedung MUI Bali Sebagai Rumah Besar Pelayanan Umat

M.Ridwan • Sabtu, 18 April 2026 | 20:15 WIB
SEJARAH BARU: Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster MM (tengah) saat membubuhkan tandatangan di prasasti gedung MUI Provinsi Bali disaksikan panitia, pejabat dan pengurus serta tokoh-tokoh masyarakat, Sabtu 18 April 2026. (Tim INFOKOM MUI Bali)
SEJARAH BARU: Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster MM (tengah) saat membubuhkan tandatangan di prasasti gedung MUI Provinsi Bali disaksikan panitia, pejabat dan pengurus serta tokoh-tokoh masyarakat, Sabtu 18 April 2026. (Tim INFOKOM MUI Bali)

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Sabtu, 18 April 2026, menjadi catatan sejarah baru bagi umat Muslim di Pulau Dewata. Setelah menanti cukup lama, sebuah "rumah besar" untuk pelayanan umat akhirnya berdiri megah.

Gubernur Bali, Wayan Koster, meresmikan langsung Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali yang berlokasi di Jalan Pura Banyu Kuning, Padangsambian, Denpasar Barat, Bali.

Suasana khidmat menyelimuti prosesi peresmian. Sebelum dimulai, diawali dengan lantunan kalam ilahi, berdoa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Pancasila.

Dengan kalimat pembuka  yang penuh toleransi, "Om Awighnam Astu Namo Siddham," Gubernur Koster menandatangani prasasti dan menggunting pita sebagai tanda gedung tiga lantai tersebut resmi beroperasi.

LEGACY: Gubernur Bali Wayan Koster saat menyampaikan sambutan di podium kehormatan MUI Bali, 18 April 2026. (Tim INFOKOM MUI Bali)
LEGACY: Gubernur Bali Wayan Koster saat menyampaikan sambutan di podium kehormatan MUI Bali, 18 April 2026. (Tim INFOKOM MUI Bali)

 

Simbol Kemandirian dan Kebersamaan

Gedung yang berdiri di atas lahan seluas 7 are ini merupakan buah manis dari semangat gotong royong. Menelan biaya pembangunan fisik sebesar Rp3,6 miliar, fasilitas ini terwujud berkat sinergi antara dana hibah Pemerintah Provinsi Bali sebesar Rp1,5 miliar dan sumbangsih tulus dari wakaf serta donasi umat. Angka tersebut belum termasuk biaya pembebasan lahan.

"Ini adalah contoh nyata kekuatan gotong royong. Usaha kerja keras yang dilakukan bersama-sama membuat beban terasa ringan," ujar Koster dalam sambutannya.

Ia berharap gedung ini menjadi pusat pelayanan optimal agar kerukunan umat Muslim di Bali tetap terjaga dengan harmonis.

Meski fasilitas pendukung di dalamnya masih dalam tahap pelengkap, Ketua Umum MUI Bali, H. Mahrusun Hadyono, mengaku optimis. Kehadiran kantor ini bahkan mulai memicu semangat MUI di kabupaten lain, seperti Jembrana dan Buleleng, untuk membangun hal serupa.

LAPORAN: Gubernur Bali Wayan Koster (tengah) foto bersama panitia pembangunan, nazir dan pengurus MUI Bali usai menerima dokumen pembangunan gedung. (Tim INFOKOM MUI Bali)
LAPORAN: Gubernur Bali Wayan Koster (tengah) foto bersama panitia pembangunan, nazir dan pengurus MUI Bali usai menerima dokumen pembangunan gedung. (Tim INFOKOM MUI Bali)

 

Gedung ini dirancang dengan fungsi yang sangat terukur:

Perjalanan Panjang yang Menyentuh

Ketua Percepatan Pembangunan, H. Ekky Rezal, mengenang kembali perjalanan panjang proyek ini sejak peletakan batu pertama tahun 2019.

Dia menyebut duet KH. Hasan Ali (alm) - H. Sigit Sunaryanto sebagai penggagas Pembangunan Gedung mulai dari pengadaan lahan hingga penggelangan dana Pembangunan.

MEGAH: Gedung MUI Provinsi Bali yang baru tuntas dibangun di jalan Banyu Kuning  Padangsambian, Denpasar Barat. (Nevi Hendro Busono/INFOKOM MUI Bali)
MEGAH: Gedung MUI Provinsi Bali yang baru tuntas dibangun di jalan Banyu Kuning Padangsambian, Denpasar Barat. (Nevi Hendro Busono/INFOKOM MUI Bali)

 

Sempat terhenti akibat hantaman pandemi Covid-19, asa itu kembali bangkit melalui tangan-tangan dingin kepengurusan saat ini KH Mahrusun Hadiyono- H. Ismoyo Soemarlan yang menujuk Eky Rezal sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan dan H. Husaini Ismail selaku Ketua Bidang pendanaan.

"Terima kasih kepada semua donatur, mulai dari yang menyumbang puluhan ribu hingga ratusan juta rupiah. Semoga ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir," ungkap Ekky dengan penuh haru.

Sejumlah pejabat sipil dan militer yang tergabung dalam Forkompimda  hadir menyaksikan langsung. Antara lain Kepala Kanwil Kemenag Bali, I Gusti Ngurah Sunarka, termasuk anggota DPRD Bali Zulfikar Wijaya dan Ketua Tim Nazir, H. Ekky Cules.

Acara peresmian ini pun kian semarak dengan penampilan Tari Rodat dari anak-anak Kampung Muslim Kepaon, sebuah representasi indah tentang bagaimana budaya dan nilai religius berpadu manis di tanah Bali. Kini, Gedung MUI Bali bukan sekadar bangunan beton, melainkan simbol pengabdian dan persatuan bagi seluruh elemen masyarakat.***

 

Editor : M.Ridwan
#Peresmian Gedung MUI Provinsi Bali #pelayanan umat #mui bali #gubernur bali wayan koster