Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pagi-Pagi Bikin Geger! Piton Dua Meter "Sarapan" Ayam Warga Baluk, Petugas Damkar Turun Tangan

Muhammad Basir • Kamis, 21 Mei 2026 | 03:11 WIB
MENGHEBOHKAN : Petugas Damkar menangkap ular piton memangsa ayam warga Dusun Baluk I, Desa Baluk, Kecamatan Negara. (foto:Damkar Jembrana)
MENGHEBOHKAN : Petugas Damkar menangkap ular piton memangsa ayam warga Dusun Baluk I, Desa Baluk, Kecamatan Negara. (foto:Damkar Jembrana)

NEGARA, Radar Bali.id – Ketenangan warga Dusun Baluk I, Desa Baluk, Kecamatan Negara, mendadak berubah menjadi ketegangan pada Rabu (20/5/2026) pagi.

Seekor ular piton alias ular sanca (Pythonidae) sepanjang dua meter nekat menyatroni permukiman warga dan mengincar ternak sebagai sasaran empuk.

Kandang Acak-acakan, Ayam Raib

Drama munculnya reptil melata ini pertama kali disadari oleh I Made Yudana, 50. Sekitar pukul 09.00 Wita, niat hati ingin mengecek kandang ayam di samping rumah justru berujung syok. Yudana mendapati "benteng" pelindung ayamnya sudah jebol.

"Kondisi kandang sudah berantakan, jaring pengamannya robek. Pas dicek, ayam saya sudah hilang," ungkapnya.

Rasa penasaran bercampur curiga membuat Yudana menyisir area sekitar. Tak jauh dari kandang, ia menemukan sang predator sedang bersantai dengan kondisi perut yang membesar. Diduga kuat, ular sanca seberat lima kilogram itu baru saja menyelesaikan "sarapan" mewahnya.

Evakuasi Berlangsung Alot

Tak ingin ambil risiko, pemilik rumah segera menghubungi Mako Pemadam Kebakaran (Damkar) Jembrana. Pasalnya, keberadaan ular di tengah permukiman padat sangat membahayakan keselamatan warga sekitar.

Kepala Satpol PP Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Permana, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung menerjunkan Regu 1 Damkar Jembrana ke lokasi sesaat setelah menerima laporan.

"Petugas bergerak cepat dengan peralatan khusus. Mengingat ular berada di area pemukiman, penanganan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kepanikan lebih lanjut," ujar Eko.

Proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Meski sempat memberikan perlawanan, ular pembelit tersebut akhirnya berhasil ditaklukan petugas tanpa ada korban luka, baik dari sisi warga maupun petugas.

Imbauan: Waspada Semak Belukar

Saat ini, ular piton tersebut telah diamankan di Mako Damkar Jembrana untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak terkait atau dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari jangkauan manusia.

Atas kejadian ini, pihak berwenang memberikan peringatan keras kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di dekat lahan kosong.

"Intinya tetap waspada. Segera melapor jika melihat ada gangguan satwa liar yang berpotensi mengancam nyawa atau ternak," pungkas Eko. [*]

Editor : Hari Puspita
#damkar #ular sanca #ternak ayam #negara jembrana #ular piton