Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Target Bali United di Papan Atas Meleset , Cuma di Peringkat ke-8, Ini Penjelasan Jansen

I Wayan Widyantara • Minggu, 24 Mei 2026 | 18:46 WIB
TARGET  MELESET : Bali United dilaga kendang, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. (Miftahuddin/Radar Bali)
TARGET  MELESET : Bali United dilaga kendang, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. (Miftahuddin/Radar Bali)

GIANYAR, Radar Bali.id - Bali United FC sukses memetik poin penuh dalam laga pemungkas kompetisi BRI Liga 1 2025/2026. Sayangnya, kemenangan manis di akhir musim ini tidak mampu mendongkrak posisi tim.

Skuad Serdadu Tridatu dipaksa menyudahi kompetisi di papan tengah klasemen akhir, sebuah hasil yang meleset jauh dari target awal yang dipatok manajemen dan tim pelatih.

Baca Juga: Benamkan Bhayangkara FC 4-1, Bali United Bidik Finish Papan Atas di Kandang Dewa United

Melakoni laga pekan ke-34 di Banten International Stadium pada Jumat (22/5) malam, Bali United berhasil menjinakkan tuan rumah Dewa United Banten FC dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan tim kebanggaan semeton Bali ini dilesakkan melalui sundulan maut Kadek Agung di penghujung babak pertama.

Tambahan tiga angka ini membuat Bali United menutup musim dengan raihan total 51 poin dari hasil 14 kali menang, 9 kali imbang, dan 11 kali menelan kekalahan. Torehan tersebut hanya menempatkan Bali United di peringkat kedelapan klasemen akhir.

Hasil ini langsung memicu sorotan tajam. Pasalnya, di awal musim, manajemen Serdadu Tridatu menargetkan tim untuk bersaing sengit di zona elite atas.

Sempat Optimistis

Bahkan, saat pertama kali diperkenalkan ke publik, sang pelatih anyar asal Belanda, Johnny Jansen, sempat melontarkan rasa optimisnya untuk membawa Bali United nangkring di posisi empat atau lima besar.

"Jika berbicara target tentu mudah, tapi yang perlu dipahami adalah proses selama mencapai target itu. Target kami adalah membawa Bali United berada di papan atas nomor 4 atau 5 untuk saat ini," ujar mantan arsitek klub Eredivisie, PEC Zwolle tersebut saat awal menukangi tim.

Namun realita di lapangan berkata lain. Penyakit inkonsistensi performa yang kambuh di sepanjang musim membuat Bali United kerepotan menjaga ritme persaingan di jalur juara, hingga akhirnya terlempar ke papan tengah.

Meski target utamanya kandas, Johnny Jansen tetap memberikan jempol atas daya juang anak asuhnya saat membungkam Dewa United. Menurutnya, Fadil Sausu dkk telah mempraktikkan skema permainan yang apik di lapangan.

"Saya pikir kami memainkan pola permainan pada level yang baik di pertandingan ini. Kami mencetak gol di babak pertama dan seharusnya bisa cetak gol berikutnya di babak kedua melalui Yachida.

Yakin Berproses Lebih Positif

Saya senang akan kemenangan tim kali ini melawan Dewa United dan kami telah berproses pada level yang baik. Saya bangga dengan perjuangan para pemain sejauh ini," tutur pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut usai laga.

Dalam jalannya pertandingan, Bali United memang tampil disiplin sejak peluit pertama dibunyikan. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-42 memanfaatkan situasi bola mati. Skema sepak pojok yang dieksekusi oleh legiun asing Teppei Yachida salah diantisipasi oleh kiper Dewa United, Sonny Stevens. Bola liar langsung disambar Kadek Agung lewat tandukan keras yang mengoyak jala gawang lawan.

Di babak kedua, Bali United sejatinya sempat mendapatkan beberapa peluang emas lewat kaki Yachida, namun sayang gagal dikonversi menjadi gol tambahan. Skor 1-0 pun bertahan hingga laga bubar.

Kemenangan ini menjadi penawar pelipur lara sekaligus penutup musim, di tengah desas-desus evaluasi besar-besaran yang bakal diarsiteki manajemen menyongsong musim depan.

Kedatangan Johnny Jansen yang ditemani dua asistennya, Ronnie Pander dan Jeffrey Talan, yang awalnya digadang-gadang membawa perubahan signifikan lewat fondasi sepak bola modern khas Belanda, kini menyisakan banyak pekerjaan rumah (PR) besar jika ingin kembali membawa Bali United ke khitah jalurnya sebagai penantang gelar juara musim depan. [*]

Editor : Hari Puspita
#liga 1 #Johnny Jansen #serdadu tridatu #Super League #bali united