Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sedot Anggaran Rp 14 Miliar, Tugu Singasana Setinggi 30 Meter Mulai Dikebut, Begini Bentuknya Kalau Sudah Jadi

Juliadi Radar Bali • Jumat, 5 Juni 2026 | 09:14 WIB
BEGINI BENTUKNYA BILA SUDAH JADI : Taman Tugu Singasana di Jalan Merpati, Desa Delod Peken, Tabanan. (ist)
BEGINI BENTUKNYA BILA SUDAH JADI : Taman Tugu Singasana di Jalan Merpati, Desa Delod Peken, Tabanan. (ist)

TABANAN, Radar Bali.id – Wajah kota Tabanan bakal segera berubah menjadi lebih menarik, sudut-sudut perkotaannya.

Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali melanjutkan mega proyek penataan Taman Tugu Singasana yang berlokasi di Jalan Merpati, Desa Delod Peken, Tabanan.

Baca Juga: Terilhami Bajra Sandhi Renon, Perlu Suntikan Dana Rp 2,5 M untuk Tuntaskan Taman Tugu Singasana, Tabanan

Pada kawasan yang dulunya merupakan eks Kantor Kesbangpol dan Damkar tersebut, kini tengah dibangun sebuah tugu menara ikonik menjulang tinggi mencapai 30 meter. Proyek estetika kota ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun ini.

Kepala Dinas PUPR Tabanan, I Gde Partana, 50, mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik yang sedang berjalan saat ini merupakan tahap ketiga atau lanjutan dari proyek tahun-tahun sebelumnya. Pekerjaan di lapangan sejatinya sudah bergulir sejak Januari 2026 lalu.

Saat ini, rekanan di lapangan terus memacu progres pembangunan agar dapat selesai tepat waktu. “Pekerjaan sudah berjalan sejak Mei lalu dan kami targetkan selesai akhir tahun (31/12/2026),” ujar Gde Partana saat dikonfirmasi pada Kamis, 4/6/2026 pukul 14.00 wita.

Dijelaskannya, Tugu Singasana ini dirancang khusus dengan mengusung konsep historis yang kuat. Desainnya merepresentasikan perjalanan Kabupaten Tabanan dari masa lalu, masa kini, hingga masa depan. “Monumen ini juga menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah panjang perjuangan masyarakat Tabanan,” urainya.

Proyek yang menjadi gagasan penuh dari Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, 55, ini menelan anggaran fantastis yang bersumber dari APBD sebesar Rp 14 miliar lebih.

Pemilihan lokasi di eks Kantor Kesbangpol dan Damkar pun memiliki alasan filosofis dan historis yang mendalam. Kawasan tersebut dulunya merupakan tangsi militer atau gudang senjata milik pasukan Ciung Wanara saat perang puputan melawan penjajah Belanda. “Nilai sejarah heroik itulah yang ingin kami angkat dan abadikan melalui pembangunan tugu ini,” jelas Partana.

Selain tugu utama setinggi 30 meter, kawasan taman ini juga akan dimanjakan dengan berbagai fasilitas penunjang estetika publik. Mulai dari area tempat duduk publik, relief perjuangan, patung singa, hingga konstruksi basement. Fasilitas basement ini sengaja dibangun untuk menyiasati perbedaan kontur atau ketinggian lahan di lokasi proyek.

“Pembangunannya memang bertahap. Pada tahun 2025 lalu, tahap II telah menyelesaikan struktur bagian dasar. Nah, untuk tahap III tahun 2026 ini, kami fokuskan pada penyelesaian struktur utama menara hingga penataan menyeluruh kawasan taman,” pungkasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#Tugu Singasana Tabanan #tata kota #taman kota #monumen #anggaran pembangunan