Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Info Lengkap Jadwal, Rute, dan Aturan Baru Pawai Peed Aya PKB 2026

Dhian Harnia Patrawati • Sabtu, 6 Juni 2026 | 06:42 WIB
Kontingen Badung dalam peed aya Pesta Kesenian Bali (Pemkab Badung).
Kontingen Badung dalam peed aya Pesta Kesenian Bali (Pemkab Badung).

 

RADAR BALI - Jalur atau rute pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII tahun 2026 (dikenal dengan istilah Peed Aya) dipusatkan di kawasan Niti Mandala Renon, Denpasar.

Secara tradisi, rute pawai ini menggunakan konsep Purwa Daksina, yaitu iring-iringan berjalan searah jarum jam mengitari kawasan monumen.

Pawai Peed Aya ini dijadwalkan berlangsung pada:

Hari/Tanggal: Sabtu, 13 Juni 2026

Waktu: Mulai pukul 15.00 WITA

Bagi masyarakat yang berencana datang langsung, sangat disarankan untuk tiba lebih awal demi mendapatkan posisi menonton yang nyaman serta mengantisipasi pengalihan arus lalu lintas di sekitar kawasan Renon.

Tema dan Konsep Penampilan

Pesta Kesenian Bali tahun ini mengangkat tema Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha, yang bermakna upaya memuliakan dan menyucikan jiwa manusia menuju kesempurnaan yang paripurna, jernih, dan suci.

Sesuai dengan tema tersebut, masing-masing daerah akan menampilkan garapan tari baru, karya tradisi atau kearifan lokal, serta atraksi tematik yang memukau.

Berikut adalah rincian penampilan dari Pemerintah Provinsi Bali serta 9 kabupaten/kota:

Rute Utama Pergerakan Pawai

Berikut adalah rincian jalur dan alur pergerakan pawai Peed Aya PKB 2026:

Titik Start / Persiapan: Para peserta pawai dari berbagai kabupaten/kota dan delegasi luar daerah akan mulai bersiap di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda (sisi timur Lapangan Renon).

Panggung Kehormatan: Prosesi pelepasan resmi dan atraksi utama di hadapan pejabat negara atau daerah berada di Jalan Raya Puputan, tepatnya di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi). Iring-iringan akan bergerak dari arah timur ke barat.

Titik Bubar / Finish: Setelah melewati panggung utama, pergerakan pawai akan mengalir ke arah barat menuju Jalan Kusuma Atmaja (area sekitar depan Kantor Kementerian Keuangan Wilayah Bali).

Area Menonton bagi Pengunjung

Untuk mengantisipasi kepadatan penonton seperti tahun-tahun sebelumnya, area menonton bagi masyarakat umum kini dirancang lebih menyebar. Anda bisa menyaksikan iring-iringan seni ini di beberapa titik strategis:

Sepanjang Jalan Raya Puputan (Sisi Selatan Lapangan): Ini adalah area paling ramai karena dekat dengan panggung pementasan utama. Pada tahun ini, penonton akan ditempatkan di tribun sehingga tidak masuk ke badan jalan saat atraksi dilakukan.

Sisi Barat Kawasan Renon (Arah Jalan Kusuma Atmaja): Titik ini menjadi pilihan yang baik jika ingin menghindari penumpukan massa di pusat panggung kehormatan.

Peserta pawai tetap akan berjalan pelan memamerkan kostum dan koreografinya ke arah barat sebelum membubarkan diri.

Ketentuan Baru dari Kurator PKB

Untuk meningkatkan kenyamanan dan kelancaran acara, kurator PKB menetapkan sejumlah ketentuan baru untuk pawai tahun ini:

Pembatasan Waktu Atraksi: Setiap kontingen hanya diberi waktu maksimal 15 menit untuk menampilkan atraksi di depan panggung kehormatan.

Pada tahun-tahun sebelumnya, sejumlah kontingen tampil hingga 22 menit sehingga menyebabkan antrean panjang.

Pembatasan ini diterapkan agar acara setia pada konsep pawai yang bergerak, bukan pertunjukan panggung yang dipindah ke jalan.

Ketentuan Narasi: Kontingen tidak lagi diizinkan menggunakan dalang sebagai penutur narasi selama pawai berlangsung.

Fasilitas Penonton: Penonton akan difasilitasi dengan tribun khusus agar barisan penonton lebih tertib dan tidak mengganggu pergerakan peserta di badan jalan.

Ragam Agenda Pesta Kesenian Bali XLVIII

Selain kemegahan pawai Peed Aya sebagai pembuka, PKB XLVIII Tahun 2026 juga menghadirkan sembilan materi pokok lainnya yang tidak kalah menarik untuk diikuti sepanjang pelaksanaan festival, yaitu:

Kandarupa (pameran)

Rekasadana (pergelaran)

Utsawa (parade)

Kriyaloka (lokakarya)

Wimbakara (lomba)

Widyatula (sarasehan)

Adi Sewaka Nugraha (penghargaan pengabdi seni)

Jantra Tradisi Bali (Pekan Kebudayaan Daerah)

Bali World Culture Celebration (BWCC) (Perayaan Budaya Dunia).***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#pawai pembukaan pkb #rute pawai pembukaan PKB #Peed Aya PKB 2026 #Jadwal PKB Bali 2026 #pesta kesenian bali