Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Presiden Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat di Tabanan, Tegaskan Pendidikan Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan, Disambut Teriakan ini!

Andre Sulla • Minggu, 7 Juni 2026 | 17:13 WIB
DARI SEKOLAH RAKYAT: Ratusan warga dan siswa menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto di area lapangan Renon Denpasar dari atas kendaraan dan menyapa warga. (ADRIAN SUWANTO/radarbali.id)
DARI SEKOLAH RAKYAT: Ratusan warga dan siswa menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto di area lapangan Renon Denpasar dari atas kendaraan dan menyapa warga. (ADRIAN SUWANTO/radarbali.id)

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Bali, Minggu (7/6/2026), menyita perhatian publik. Selain meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan dan menegaskan tidak boleh ada praktik suap, titipan, maupun pungutan dalam penerimaan siswa, Prabowo juga menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan. 

Usai bertemu siswa dan orang tua murid di Tabanan, Presiden melanjutkan perjalanan ke Denpasar dan disambut antusias ratusan warga serta pelajar yang meneriakkan "Pak Prabowo" dan "MBG" di Lapangan Puputan Margarana Renon.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga membagikan kaos bertuliskan, "Rakyat Sejahtera Indonesia Raya" kepada masyarakat yang memadati lokasi.

Antusiasme masyarakat Denpasar terlihat saat orang nomor satu di Indonesia itu tiba di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar. Usai meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan di Sentra Mahatmiya, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Presiden Prabowo bertolak menuju Denpasar menggunakan helikopter VVIP.

Helikopter yang membawa Presiden mendarat di kawasan Lapangan Puputan Renon, sekitar pukul 15.00 Wita.

Kedatangan Presiden langsung disambut riuh ratusan warga dan siswa yang sejak siang telah memadati area sekitar lapangan. Banyak di antara mereka sengaja datang untuk melihat secara langsung sosok Presiden Prabowo yang selama ini hanya mereka saksikan melalui televisi maupun media sosial.

Begitu helikopter mulai menurunkan ketinggian, sorak-sorai warga pecah. Sejumlah siswa yang berada di lokasi kompak meneriakkan nama Presiden.

"Pak Prabowo... Pak Prabowo...," teriak para siswa sambil melambaikan tangan.

Tak hanya itu, teriakan "MBG" yang merujuk pada program Makan Bergizi Gratis juga bergema dari kelompok pelajar yang memenuhi area lapangan. "MBG... MBG... MBG...," seruan mereka berulang kali.

 

Suasana semakin meriah saat Presiden turun dari helikopter dan menaiki kendaraan yang telah disiapkan. Dari atas kendaraan tersebut, Prabowo tampak melambaikan tangan ke arah masyarakat yang berjejer di sepanjang area pengamanan.

Senyum Presiden disambut teriakan dan tepuk tangan warga yang berebut mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka. Beberapa kali Prabowo terlihat menyapa warga dari berbagai arah sebelum kemudian membagikan kaos bertuliskan "Rakyat Sejahtera Indonesia Raya".

 

Puluhan kasus dilemparkan ke arah kerumunan warga yang langsung menyambut dengan penuh antusias. Tidak sedikit warga yang berusaha mendekat untuk mendapatkan souvenir langsung dari Presiden.

Bu Wati, salah seorang warga Denpasar yang berhasil mendapatkan kaus tersebut, mengaku tidak menyangka bisa bertemu langsung dengan Presiden.

"Senang sekali. Tadi sebenarnya saya hanya jalan-jalan bersama keluarga di Renon. Tidak tahu kalau ada kedatangan Presiden. Begitu lihat ramai, ternyata Pak Prabowo datang dan saya beruntung dapat kaos," ujarnya sambil tersenyum.

 

Warga lainnya juga mengaku bangga dan terharu bisa melihat langsung Presiden dari jarak dekat. Menurut mereka, kehadiran Prabowo di tengah masyarakat memberikan kesan bahwa kepala negara ingin lebih dekat dengan rakyat. "Beliau kelihatan ramah. Mau menyapa masyarakat dan meluangkan waktu walaupun jadwalnya padat. Kami bangga Presiden datang ke Bali dan menyempatkan bertemu warga," ujar seorang warga yang hadir di lokasi.

 

Sejumlah masyarakat bahkan tampak memuji kepemimpinan Prabowo dan berharap berbagai program pemerintah yang saat ini dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesejahteraan.

"Semoga beliau selalu sehat dan bisa menjalankan amanah dengan baik. Program-program untuk rakyat seperti pendidikan dan makan bergizi gratis semoga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ungkap warga lainnya.

Sementara itu, sebelum ke Denpasar, ratusan siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17, Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan tampak lebih ramai dari biasanya.

Ratusan siswa, orang tua murid, guru, hingga masyarakat berkumpul menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto yang melakukan kunjungan kerja ke Bali.

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Presiden datang untuk memastikan program Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem benar-benar berjalan sesuai tujuan.

 

Sekitar 500 undangan dan masyarakat turut menyaksikan langsung kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu. Prabowo bersama rombongan mendarat di Lapangan Chandradimuka Rindam IX/Udayana sekitar pukul 11.35 Wita menggunakan helikopter VVIP.

Tak lama kemudian, rombongan bergerak menuju SRMP 17 Tabanan yang berlokasi di Jalan S. Parman, Banjar Anyar. Setibanya di lokasi Presiden disambut Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, jajaran Kementerian Sosial, Kepala Sentra Mahatmiya Bali Tommy Heriyanto, Kepala SRMP 17 Tabanan Putu Jaya Negara, serta penampilan Tari Kecak yang dibawakan para siswa.

Di dalam aula sekolah, Presiden mendengarkan paparan Menteri Sosial terkait perkembangan program Sekolah Rakyat yang saat ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Dalam paparannya, Gus Ipul menegaskan bahwa sistem penerimaan siswa Sekolah Rakyat berbeda dengan sekolah pada umumnya.

Pemerintah tidak membuka pendaftaran secara bebas, melainkan melakukan penjangkauan langsung kepada anak-anak yang memenuhi kriteria penerima manfaat.

"Kami jemput bola. Tidak ada pendaftaran terbuka. Tidak boleh ada titipan, tidak boleh ada pungutan, dan tidak boleh ada praktik suap dalam proses penerimaan siswa," tegas Gus Ipul di hadapan Presiden.

Ia menjelaskan, saat ini sebanyak 74 siswa telah menjalani pendidikan di SRMP 17 Tabanan selama kurang lebih 11 bulan. Perkembangan mereka dinilai cukup menggembirakan, baik dari sisi kedisiplinan, karakter, maupun kemampuan akademik. Fasilitas yang tersedia pun cukup lengkap.

Mulai dari asrama, ruang kelas, ruang makan, perpustakaan, laboratorium hingga perangkat pembelajaran berbasis laptop telah disiapkan guna menunjang proses pendidikan.

Selain itu, pemerintah menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap praktik perundungan, kekerasan fisik, kekerasan seksual maupun intoleransi di lingkungan Sekolah Rakyat.

"Kalau ada yang melakukan bullying, kekerasan atau tindakan lain yang melanggar aturan, akan ditindak tegas," ujarnya.

Gus Ipul juga mengungkapkan pemerintah tengah membangun sekolah rakyat permanen di Kabupaten Karangasem. Nantinya siswa yang saat ini belajar di SRMP 17 Tabanan akan dipindahkan ke fasilitas yang memiliki kapasitas lebih besar.

Mendengar paparan tersebut, Presiden Prabowo mengaku sengaja datang ke Bali untuk melihat langsung pelaksanaan Sekolah Rakyat di luar Pulau Jawa.

"Saya ingin melihat langsung sekolah rakyat di luar Jawa. Ketika saya tanya apakah ada di Bali, ternyata ada di Tabanan. Karena itu saya datang untuk melihat sendiri," ujar Prabowo.

Menurut Presiden, pendidikan merupakan jalan paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pendidikan adalah kunci. Dengan pendidikan rakyat bisa hidup lebih baik, bisa berkarya dan memiliki masa depan yang lebih cerah," tegasnya. Prabowo juga mengingatkan seluruh pemimpin, guru, dan penyelenggara pendidikan agar sungguh-sungguh menjalankan tugas dalam mendidik generasi penerus bangsa.

"Saya titip kepada kepala sekolah dan para guru, didik anak-anak ini sebaik mungkin. Masa depan mereka sangat ditentukan oleh pendidikan yang mereka terima hari ini," pesannya.

 

Setelah menyaksikan penampilan paduan suara siswa dan santap siang bersama para murid serta orang tua, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Denpasar. Sekitar pukul 14.30 Wita, helikopter yang membawa Presiden mendarat di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon. Kedatangannya langsung disambut antusias ratusan warga dan siswa yang sejak siang menunggu di kawasan tersebut.

 

Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengatakan pengamanan dilakukan secara maksimal guna memastikan seluruh agenda kenegaraan berjalan aman dan lancar.

"Pengamanan kami laksanakan secara maksimal untuk memastikan seluruh rangkaian kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia di Bali berjalan aman, tertib dan lancar," ujarnya.

 

Menurut Ariasandy, pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup dengan melibatkan berbagai satuan fungsi.

Selain menjaga lokasi kegiatan, personel juga melakukan patroli, pemantauan situasi keamanan, serta pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang dilalui rombongan Presiden. Ia menegaskan, kesiapsiagaan personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polda Bali dalam menjaga keamanan selama agenda kenegaraan berlangsung.

 

Polda Bali selalu mengedepankan profesionalisme dan pelayanan yang humanis. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mendukung kelancaran seluruh kegiatan Presiden selama berada di Bali.

Dengan pengamanan berlapis dari TNI, Polri dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), seluruh agenda kunjungan kerja Presiden Prabowo di Bali berlangsung aman dan kondusif. 

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), pemerintah daerah, serta seluruh instansi terkait menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengamanan kunjungan kerja Presiden di Bali.

Dengan pola pengamanan yang terukur dan berkesinambungan, situasi kamtibmas selama pelaksanaan kunjungan kerja Presiden terpantau aman dan kondusif.

Seluruh agenda kenegaraan dapat berlangsung sesuai jadwal tanpa kendala berarti. Polda Bali akan terus siap mengawal berbagai agenda strategis nasional yang berlangsung di Bali.

"Ini merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab kami dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkas Ariasandy.***

Editor : M.Ridwan
#Kunjungan Presiden Prabowo #sekolah rakyat di Tabanan #Pendidikan Memutus Kemiskinan #lapangan Renon