DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Gelombang penyegaran mewarnai hasil Musyawarah Wilayah VII Korps Alumni HMI (KAHMI) Provinsi Bali yang berlangsung di Hotel Puri Ayu Denpasar, Sabtu (13/6/2026) baru lalu. Perhelatan ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi biasa, melainkan menandai babak baru gerakan organisasi hijau-hitam ini.
Lewat proses demokrasi yang dinamis, struktur kepemimpinan tertinggi KAHMI Bali resmi berganti wajah.
Hasilnya, dari sembilan Majelis Daerah (MD) yang menyalurkan hak suaranya, sebuah pesan kuat KAHMI Bali siap melakukan akselerasi dengan energi baru di jajaran Presidium.
Ajang pemilihan yang memperebutkan lima kursi Presidium untuk periode lima tahun ke depan ini berlangsung sengit dan cukup menegangkan.
Dari 12 kandidat yang bertarung, kejutan besar terjadi ketika mayoritas petahana harus merelakan kursinya.
Empat figur senior, yakni Umar Ibnu Alkhatab, M. Ali Fauzi, Habib S. Prayoga, dan Azizudin, yang kompak berkompetisi kembali, kali ini belum berhasil melaju untuk melanjutkan kepemimpinan kolektif kolegial ini.
Sementara kontestan baru lainnya seperti Roby Awardana, Fachrudin Piliang, dan Eka Hasibuan yang telah memberikan kompetisi yang sehat.
Menariknya, di tengah gelombang rotasi tersebut, nama Muhammad Ridwan muncul sebagai satu-satunya petahana yang kokoh bertahan di jajaran Presidium terpilih.
Jurnalis senior sekaligus Pemimpin Redaksi Radarbali.id ini bahkan sukses mengantongi perolehan suara tertinggi atau suara penuh.
Sebuah bukti kuat atas kepercayaan publik organisasi terhadap rekam jejak dan konsistensinya dalam berorganisasi.
Formasi Presidium KAHMI Bali kini resmi didominasi oleh empat wajah baru yang membawa latar belakang mumpuni. Kombinasi ini diyakini membuat langkah organisasi akan jauh lebih taktis dalam merespons isu kemasyarakatan di Bali.
Berikut adalah profil singkat kelima Presidium terpilih:
|
Nama Presidium |
Latar Belakang & Kekuatan |
|
Muhammad Ridwan |
Petahana, Jurnalis Senior, Pemimpin Redaksi Radarbali.id (Kekuatan Media & Narasi) |
|
Achmad Baidowi |
Mantan Anggota Bawaslu Kota Denpasar & Praktisi Bisnis (Kekuatan Regulasi & Ekonomi) |
|
Eko Rahman H. |
Pengalaman Luas di Sektor Tenaga Ahli Daerah (Kekuatan Kebijakan Publik) |
|
M. Ruslan |
Pebisnis & Sekretaris Umum DPW PKB Bali (Kekuatan Jaringan Politik & Finansial) |
|
Ibnu Hajar (Mozar) |
Aktivis Kepemudaan dan politisi (Kekuatan Akar Rumput & Gerakan Pemuda) |
Sesaat setelah pimpinan sidang yakni, Syamsul Qomar (mewakili Majelis Nasional KAHMI), Nanang Dhuha Mubarok (unsur MW) dan Sabaruddin Indrawijaya (mewakili Majelis Daerah) mengetuk palu pengesahan, kelima presidium terpilih langsung menyatakan komitmen dan kesiapannya untuk mengemban amanah.
Tantangan KAHMI Bali ke depan tentu tidak mudah. Namun, dengan perpaduan antara navigasi media, ketajaman bisnis, kematangan politik, dan militansi aktivis muda, nakhoda baru ini diharapkan tidak sekadar membawa warna baru—tetapi juga mampu membawa KAHMI Bali melompat lebih tinggi dalam berkontribusi dan mengakselerasi dinamika pembangunan di Pulau Dewata.
”Karena semua calon terpilih sudah menyatakan kesiapan, maka dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, hasil ini kami tetapkan dan dinyatakan sah,” ucap Nanang yang anggota Ombudsman Bali ini sambil mengetukkan palu sidang.
Kepala Sekretariat Majelis Nasional KAHMI langsung memberi apresiasi dan menuliskan narasi di akun pribadi yang kemudian di sebar ke sejumlah grup WA nasional.
”Selamat bli Ridwan presidium dengan suara terbanyak pada Muswil VII MW KAHMI Bali, yang berakhir beberapa saat sebelum Adzan Maghrib berkumandang, selamat mengemban amanah,” tulis Bang Dwiki, demikian sapaan akrabnya.
Salah seorang Presidium terpilih M. Ruslan menyatakan akan mengemban amanah dengan baik.
”Alhamdulillah senang muswil KAHMI VII berjalan sukses dan semarak. Pasca Muswil sudah lumrah terjadi gesekan. Oleh karenanya perlu adanya konsolidasi kepada semua elemen keluarga besar Kahmi Bali,” ungkap Moh. Ruslan, salah seorang Presidium ditanya rencana Presidium setelah terpilih.
Hal lain yang mendesak lanjutnya, penataan struktur. Majelis Daerah Kahmi se- Bali kata dia perlu melakukan pentaaan ulang.
Tujuannya, agar semua keluarga besar yang ada di Kabupaten/Kota bisa terakomodasi dalam wadah besar.
Selain itu sebutnya, Presidium setelah dilantik akan melakukan pendataan.
”MW Kahmi Bali harus bersinergi dengan semua stakeholder. Baik pemerintahan, ormas, TNI, Polri dan semua lapisan masyarakat. Agar semakin jelas kontribusinya untuk masyarakat,” harap Ruslan.
Istimewanya, Muswil KAHMI Bali ini dihadiri langsung Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN) KAHMI, Dr. Abdullah Puteh, Wakil Menteri Transmigrasi yang juga alumni HMI Cabang Denpasar, Viva Yoga Mauladi, Sekjen MN KAHMI, Syamsul Qomar, Kepala Kesekretariatan MN KAHMI, Dwiki Setiawan, dan pengurus MN KAHMI Andi Faizal Jollong.***
Editor : M.Ridwan