Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Komitmen Berkelanjutan, BULOG Kembali Tanam 1.050 Mangrove di Pesisir Benoa Bali, Direktur SDM: Ketahanan Pangan Bergantung Ekosistem yang Sehat

M.Ridwan • Senin, 22 Juni 2026 | 15:08 WIB
KEBERLANJUTAN: Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Ade Prastya Nurdin (tengah pakai rompi) dan Pimwil Perum Bulog Kanwil Bali, Simon Melkisedek Lakapu, pegawai dan komunitas di di kawasan Arboretum Mangrove Benoa, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali, Senin 22 Juni 2026. (M.RIDWAN/radarbali.id)
KEBERLANJUTAN: Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Ade Prastya Nurdin (tengah pakai rompi) dan Pimwil Perum Bulog Kanwil Bali, Simon Melkisedek Lakapu, pegawai dan komunitas di di kawasan Arboretum Mangrove Benoa, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali, Senin 22 Juni 2026. (M.RIDWAN/radarbali.id)

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Perum BULOG kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bulog Peduli Hijau Konservasi Pesisir Pantai dengan melakukan penanaman sebanyak 1.050 bibit mangrove di kawasan Arboretum Mangrove Benoa, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi BULOG dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 14 Ekosistem Lautan sekaligus memperkuat upaya rehabilitasi kawasan pesisir guna menciptakan lingkungan yang lebih tangguh, produktif, dan berkelanjutan.

Pelaksanaan program tersebut merupakan hasil kolaborasi BULOG dengan Sahabat Mangrove Ranger Indonesia, komunitas yang aktif bergerak dalam pelestarian dan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pulau Bali.

Melalui sinergi ini, kedua pihak mendorong upaya konservasi yang berkelanjutan melalui penanaman mangrove, pendampingan masyarakat, serta peningkatan kesadaran terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Kegiatan penanaman mangrove ini dilakukan oleh Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Ade Prastya Nurdin, serta Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kantor Wilayah Bali, Simon Melkisedek Lakapu, bersama jajaran Perum BULOG, dan para pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pelestarian lingkungan pesisir.

Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Ade Prastya Nurdin, saat menberi sambutan di kawasan Arboretum Mangrove Benoa Bali, Senin 22 Juni 2026.
Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Ade Prastya Nurdin, saat menberi sambutan di kawasan Arboretum Mangrove Benoa Bali, Senin 22 Juni 2026.

 

Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dalam mendukung upaya konservasi lingkungan yang berkelanjutan.

Program penanaman mangrove yang dilaksanakan tahun ini merupakan kelanjutan dari komitmen lingkungan BULOG yang telah berjalan secara berkesinambungan. Pada tahun 2024, BULOG telah menanam sebanyak 570 bibit mangrove di lokasi yang sama.

Melalui penanaman tambahan sebanyak 1.050 bibit mangrove pada tahun 2026, BULOG terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir serta meningkatkan manfaat ekologis yang dapat dirasakan oleh masyarakat dan lingkungan sekitar.

Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Ade Prastya Nurdin, menyampaikan bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional.

“Perum BULOG memegang amanah untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan pokok bagi masyarakat Indonesia. Amanah tersebut berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, karena ketahanan pangan pada dasarnya sangat bergantung pada ekosistem yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain di kawasan Arboretum Mangrove Benoa, BULOG juga secara aktif melaksanakan berbagai kegiatan penghijauan dan pelestarian lingkungan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk kawasan pesisir yang memiliki fungsi strategis bagi keberlanjutan ekosistem.

BULOG berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut melalui perawatan dan pemantauan yang konsisten serta didukung oleh kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diyakini menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga dan memulihkan ekosistem pesisir Indonesia secara berkelanjutan.

“Pelestarian ekosistem pesisir merupakan tanggung jawab bersama. Melalui sinergi yang kuat, kami optimistis berbagai upaya rehabilitasi lingkungan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan keberlanjutan sumber daya alam Indonesia,” tutupnya.

Sebelum penanaman Mangrove peserta mendapat briefing dari Ketua Komunitas Mangrove Ranger Ir. Nyoman Sweet Juniartini, S.Hut, M.Si.

Khususnya terkait fungsi mangrove dan mengapa harus menanam.

”Jadi Mangrove itu paling banyak menyerap karbon dari efek rumah kaca yang kita rasakan,” kata Sweet. ***

Editor : M.Ridwan
#Arboretum #tanam mangrove #perum bulog #hutan bakau #tjsl